Konten dari Pengguna

3 Tempat Street Food Tradisional Khas Bali yang Patut Dicoba

Seputar Bali

Seputar Bali

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tempat Street Food Tradisional Khas Bali. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash Ruth Georgiev
zoom-in-whitePerbesar
Tempat Street Food Tradisional Khas Bali. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash Ruth Georgiev

Selain tempat wisata, Bali juga terkenal akan kuliner tradisionalnya. Terlebih lagi, kuliner tradisional Bali mempunyai cita rasa yang unik. Kuliner tersebut bisa dicicipi di berbagai tempat street food tradisional khas Bali.

Tempat-tempat ini patut dicoba dan tersebar di berbagai lokasi. Jadi, para wisatawan bisa memilih lokasi terdekat dengannya saat berlibur ke Bali.

Tempat Street Food Tradisional Khas Bali

Tempat Street Food Tradisional Khas Bali. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash Hermes Rivera

Mengutip buku Mengenal Kuliner Bali, Risa Panti Ariani (2021: 10), salah satu daya tarik yang membuat wisatawan mengunjungi Bali ialah kulinernya. Tak jarang wisatawan meluangkan waktu untuk berburu kuliner tersebut.

Kuliner ini bisa dicicipi di berbagai lokasi. Misalnya, tiga tempat street food tradisional khas Bali berikut ini.

1. Warung Bandrek & Nasi Jinggo “Pak De”

Nasi jinggo adalah kuliner khas Bali yang populer. Nasi jinggo sendiri merupakan makanan yang dikemas menggunakan daun pisang dengan porsi kecil. Kuliner ini bisa dicicipi di Warung Bandrek & Nasi Jinggo “Pak De” hingga tengah malam.

  • Harga: Mulai dari Rp5.000

  • Jam operasional: Setiap hari pada pukul 18.00-02.00 WITA

  • Lokasi: Jalan Raya Kuta No. 27, Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung

2. Ayam Betutu Men Tempeh Sejak 1978

Ayam betutu merupakan makanan tradisional khas Gilimanuk. Ayam ini memiliki rasa yang menggugah selera dan jarang ditemukan di masakan olahan ayam lainnya. Salah satu street food yang menyajikan kuliner ini adalah Ayam Betutu Men Tempeh.

  • Harga: Mulai dari Rp30.000

  • Jam operasional: Setiap hari pada pukul 07.00-21.30 WITA

  • Lokasi: Jalan Rajawali, Gilmanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana

3. Warung Nasi Ayam Bu Oki

Jika ingin mencicipi nasi campur khas Bali, maka Warung Nasi Ayam Bu Oki bisa menjadi pilihan. Nasi campur ini memiliki berbagai lauk yang juga khas Bali untuk dipilih. Misalnya adalah sate lilit dan urap.

  • Harga: Mulai dari Rp13.000

  • Jam operasional: Setiap hari pada pukul 07.00-21.00 WITA

  • Lokasi: Jalan Siligita, Jalan Raya Nusa Dua Selatan No. 27, Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung

Baca juga: 3 Warung Makan Tradisional Khas Bali di Canggu yang Selalu Jadi Incaran

Tiga tempat street food tradisional khas Bali ini bisa menjadi referensi saat ingin berwisata kuliner. Supaya lebih seru, orang terdekat, seperti teman atau keluarga bisa diajak. (LOV)