4 Rekomendasi Seni Pertunjukan di Bali yang Wajib Disaksikan Wisatawan

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan alam dan budayanya yang kaya, tetapi juga dengan berbagai seni pertunjukan yang menarik dan mengagumkan. Ada beberapa rekomendasi seni pertunjukan di Bali yang wajib disaksikan oleh wisatawan.
Seni pertunjukan di Bali merupakan salah satu cara untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai tradisi, sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keunikan Pulau Dewata.
4 Rekomendasi Seni Pertunjukan di Bali
Berbicara mengenai kesenian di Bali sebenarnya ada banyak seni pertunjukan yang bisa disaksikan oleh wisatawan. Akan tetapi, beberapa di antaranya hanya dimainkan pada kegiatan tertentu saja.
Berikut adalah beberapa rekomendasi seni pertunjukan di Bali yang wajib disaksikan oleh wisatawan.
1. Tari Kecak
Dikutip dari buku Keanekaragaman Seni Tari Nusantara karya Resi Septiana Dewi, (2012), tari Kecak adalah salah satu seni pertunjukan khas Bali yang menggabungkan drama dan tari.
Tari ini mengisahkan kisah Ramayana, yaitu penculikan Dewi Sinta oleh Rahwana, dan usaha Rama untuk membebaskan istrinya dengan bantuan pasukan kera yang dipimpin oleh Hanoman.
2. Tari Barong dan Rangda
Tari Barong dan Rangda adalah seni pertunjukan yang menggambarkan pertarungan antara kebaikan dan kejahatan dalam kepercayaan Hindu. Barong adalah sosok binatang mitologis yang melambangkan kebaikan, sedangkan Rangda adalah sosok penyihir jahat yang melambangkan kejahatan.
Dalam tarian ini, terjadi perkelahian sengit antara kedua tokoh tersebut, yang juga melibatkan para pengikutnya yang membawa keris. Para penari keris akan kesurupan dan menusukkan keris ke tubuh mereka sendiri atau lawannya, tetapi tidak akan terluka karena dilindungi oleh Barong.
3. Drama Gong
Drama Gong adalah seni pertunjukan yang menggabungkan tari, dialog, dan musik gamelan. Drama Gong biasanya menceritakan kisah-kisah rakyat, legenda, sejarah, atau kritik sosial dengan bahasa yang humoris dan menyindir.
Drama Gong dimainkan oleh sekelompok orang yang berperan sebagai tokoh-tokoh dalam cerita, seperti raja, putri, ksatria, raksasa, atau punakawan (abdi dalem). Drama Gong disertai dengan iringan musik gamelan gong kebyar yang dinamis dan ekspresif.
4. Wayang Kulit Lemah Bali
Wayang Kulit Lemah Bali adalah seni pertunjukan wayang kulit yang khas di Bali. Wayang Kulit Lemah Bali berbeda dengan wayang kulit Jawa atau Sunda karena tidak menggunakan kelir (layar) sebagai media untuk menampilkan bayangan wayang.
Wayang Kulit Lemah Bali ditampilkan secara langsung di depan penonton tanpa ada pemisah antara dalang (pemimpin pertunjukan) dan wayang (boneka kulit). Wayang Kulit Lemah Bali biasanya menceritakan kisah-kisah dari kitab Ramayana atau Mahabarata dengan gaya bahasa Bali yang lucu dan menghibur.
Baca juga: 5 Upacara Adat di Bali yang Dapat Disaksikan oleh Wisatawan
Itulah beberapa rekomendasi seni pertunjukan di Bali yang wajib disaksikan saat berkunjung ke sana. Selain menikmati keindahan alam dan budayanya, wisatawan juga bisa belajar tentang nilai-nilai tradisi dan sejarah yang terkandung dalam setiap seni pertunjukan. (ARD)
