Lokasi Balai Riset dan Observasi Laut (SEACORM) dan Tugasnya

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Balai Riset dan Observasi Laut adalah salah satu lembaga yang memiliki tugas penting karena melakukan berbagai riset yang berhubungan dengan kelautan. Lalu di mana lokasi Balai Riset dan Observasi Laut (SEACORM)?
Balai riset ini berada di Bali tepatnya berada di Kabupaten Jembrana. Pemilihan lokasi ini tidak sembarangan karena lokasi ini dianggap sebagai lokasi yang paling strategis di Indonesia.
Lokasi Balai Riset dan Observasi Laut (SEACORM)
Dikutip dari laman resmi Balai Riset dan Observasi Laut, Balai Riset dan Observasi Laut (SEACORM) adalah salah satu unit pelaksana teknis di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KKP).
Balai ini berdiri sejak tahun 2005 dengan nama Balai Riset dan Observasi Kelautan (BROL) yang berlokasi di Perancak, Jembrana, Bali. Pemilihan lokasi ini sebagai center of excellent kelautan Indonesia karena letak geografis yang berada di tengah Indonesia.
Pemilihan lokasi ini juga didasarkan karena lokasi ini memiliki lahan yang luas sehingga memungkinkan ketersediaan lahan apabila pembangunan fisik terus berlanjut.
Tidak hanya itu, pemilihan lokasi di Bali juga didasarkan pada kondisi alam yang masih terjaga dan berdekatan dengan muara dan laut (Samudera Hindia). Hal tersebut tentunya menjadikan lokasi tersebut cocok sebagai marine station atau marine research institute.
Lokasi tepatnya berada di Jl. Baru, Perancak, Kec. Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Bagi yang ingin berkunjung tempat ini buka setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WITA
Tugas Balai Riset dan Observasi Laut (SEACORM)
Ada beberapa tugas yang diemban oleh Balai Riset dan Observasi Laut (SEACORM). Salah satunya adalah wadah pelaksanaan kegiatan-kegiatan The Southeast Asia Center for Ocean Research and Monitoring (SEACORM).
SEACORM merupakan sebuah pusat riset dan observasi kelautan regional yang dibentuk oleh Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste pada tahun 2002.
SEACORM bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antar negara-negara Asia Tenggara dalam bidang riset dan observasi kelautan untuk mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.
Tugas SEACORM adalah melaksanakan riset dan observasi sumber daya laut di bidang fisik dan kimia kelautan, daerah potensial penangkapan ikan, dan perubahan iklim dengan memanfaatkan teknologi observasi laut, penginderaan jauh kelautan dan pemodelan laut.
Selain itu, SEACORM juga melakukan diseminasi hasil riset dan observasi kelautan kepada pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, industri maupun masyarakat.
SEACORM juga berperan sebagai pusat informasi sumber daya kelautan dan perikanan di kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Sacred Heart of Jesus Catholic Church, Arsitektur Eropa Bertemu Keunikan Bali
Demikian adalah pembahasan mengenai Balai Riset dan Observasi Laut (SEACORM) yang berlokasi di Bali. (WWN)
