Masjid Agung Ibnu Batutah: Cerminkan Toleransi Beragama di Bali

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bali tidak hanya dikenal sebagai sektor pariwisata saja. Akan tetapi, Pulau Dewata ini juga terkenal akan toleransi beragamnya. Salah satu buktinya, yaitu berdirinya Masjid Agung Ibnu Batutah di tengah-tengah rumah ibadah agama lain.
Masjid tersebut berada di kompleks yang menjadi tempat berkumpulnya lima sarana ibadah. Ada pura bagi umat Hindu, vihara bagi umat Buddha, gereja bagi umat Katolik dan Kristen Prostestan, dan masjid bagi umat Islam.
Daya Tarik Masjid Agung Ibnu Batutah
Dikutip dari masjidibnubatutahbali.com, tujuan dibangunnya Masjid Agung Ibnu Batutah, yaitu membumikan nilai religi, menjunjung tinggi toleransi, dan menyambung kebersamaan penuh harmoni. Masjid ini terletak di antara gereja dan pura.
Bangunan masjid dengan arsitektur khas Indonesia yang punya tiga lantai ini terlihat begitu menonjol. Keberadaannya berhasil menarik perhatian banyak orang.
Masjid ini menjadi pusat kegiatan umat Islam yang ada di Bali. Bagian bawah masjid dan sekitar masjid sering kali difungsikan sebagai ruang pertemuan, taman pendidikan Al-Quran, hingga kegiatan pengumpulan dan penyerahan zakat.
Sementara itu, bagus atas masjid digunakan sebagai ruang utama untuk salat. Ruangannya terkesan sederhana, tetapi begitu menawan. Mihrabnya pun minimalis, tetapi tetap anggun dengan mihrab yang apik dan modern.
Keunikan lainnya yang ada di masjid ini, yaitu adanya beduk peninggalan masyarakat dulu, mimbar kuno, Al-Qur'an yang ditulis tangan, serta ornamen dan artefak lainnya khas Islam. Kehadiran masjid ini diharapkan dapat menjadi pendukung wisata religi di Bali.
Jam Operasional, Lokasi, dan Cara Menuju ke Masjid Agung Ibnu Batutah
Karena berupa tempat ibadah, masjid ini buka selama 24 jam. Sehingga pengunjung bisa mampir ke sana kapanpun.
Lokasinya berada di Jalan Nusa Dua, Kuta, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali 80361. Masjid ini berdekatan dengan Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa.
Jaraknya dari Bandara Ngurah Rai, yaitu 12 km atau sekitar 22 menit perjalanan. Pengunjung bisa melalui Jalan Bypass Ngurah Rai - Jalan Kuruksetra - Jalan Nusa Dua.
Baca juga: Indahnya Pantai Tembeling, Pantai Unik di Tengah Hutan
Masjid Agung Ibnu Batutah ini juga punya pemandangan yang cantik. Bahkan yang menariknya, di sana juga pengunjung bisa mendengar suara azan, lonceng gereja, kidung Hindu, dan genta yang berbunyi bersamaan. (VIN)
