Urutan Nama Anak Bali berdasarkan Kelahiran, dari Wayan hingga Ketut

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urutan nama anak Bali terdiri dari beberapa jenis. Hal ini perlu dipahami, terutama bagi masyarakat Bali dan sekitarnya. Orang Bali memang mempunyai penamaan yang unik dan khas, sehingga asal-usulnya mudah dikenali.
Tata cara penyematan nama tersebut mempunyai aturan yang tidak bisa sembarang orang menggunakannya. Salah satu jenis penamaan tersebut berdasarkan urutan kelahirannya.
Urutan Nama Anak Bali
Urutan nama anak Bali berdasarkan urutan lahirnya disematkan sebagai nama tengah. Penamaan nama orang Bali berdasarkan urutan lahir merupakan keunikan yang membedakannya dengan budaya pemberian nama anak di daerah lain.
Mengutip Jurnal berjudul Sistem Penamaan Orang Bali oleh I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja (2017), penamaan nama orang Bali berdasarkan urutan kelahirannya dibagi menjadi empat, yakni 'Wayan', 'Made', 'Nyoman' atau 'Komang', dan 'Ketut'. Adapun penjelasan selengkapnya yakni sebagai berikut.
1. Wayan
Wayan merupakan nama yang digunakan untuk anak pertama yang berasal dari kata 'wayah' yang artinya tua. Selain 'Wayan', nama untuk anak pertama juga bisa memakai 'Putu' yang artinya cucu dan 'Gede' yang artinya besar.
Nama 'Putu' dapat diberikan kepada anak laki-laki dan anak perempuan pertama. Adapun nama 'Gede' biasanya diberikan untuk anak laki-laki. Namun, jika diberikan kepada anak perempuan pertama akan didahului kata 'Luh'.
2. Made
Nama 'Made' dipakai untuk anak kedua yang asalnya dari kata madya dengan makna ‘tengah’. Selain 'Made', nama lain yang memiliki kesamaan adalah 'Nengah' yang asalnya dari dari kata tengah dan 'Kadek' yang asalnya dari kata adik.
Jika dilihat dari segi kasta, golongan di atas kasta Sudra hanya menerapkan 'Made' dan 'Kade' untuk penamaan.
3. Nyoman atau Koman
'Nyoman' atau 'Komang' adalah nama yang digunakan untuk anak ketiga. 'Nyoman' asalnya dari kata anom yang artinya muda atau kecil.
4. Ketut
'Ketut' adalah nama yang digunakan untuk anak keempat. Nama ini berasal dari kata 'ketut' yang artinya mengikuti atau membuntuti. Jika ada keluarga yang mempunyai anak lebih dari empat, penamaannya akan diulang kembali ke penamaan awal atau pertama yang dilengkapi dengan beberapa penanda.
Adapun penanda yang umumnya digunakan seperti nama tengah 'Alit', nama berdasarkan urutan angka dalam Bahasa Jawa Kuno, atau penambahan sebutan 'Balik'.
Baca juga: Mengenal Tingkatan Sosial di Bali yang Dikelompokkan dalam Kasta
Urutan nama anak Bali yang disebutkan di atas bisa digunakan sebagai acuan bagi masyarakat suku Bali. Pedoman nama tersebut merupakan bagian dari khasanah budaya Bali yang harus dijaga dan dilestarikan. (DLA)
