Konten dari Pengguna

Gua Putri: Tempat Rekreasi Legendaris di Kota Baturaja Sumatra Selatan

S

Seputar Bandung

Akun yang membahas tentang kota Bandung

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gua Putri. Foto hanya ilustrasi, , bukan gambar sebenarnya. Sumber foto: Unsplash/Devon
zoom-in-whitePerbesar
Gua Putri. Foto hanya ilustrasi, , bukan gambar sebenarnya. Sumber foto: Unsplash/Devon

Gua Putri adalah tempat penuh legenda bagi warga OKU, Kota Baturaja yang menceritakan Si Pahit Lidah atau Serunting Sakti dengan Putri Dayang Merindu. Pemandangan stalaktit dan stalagmit yang menghiasi di dinding gua terbentuk secara alami.

Stalaktit merupakan kalsium karbonat yang menggantung dan membeku di langit-langit gua. Sedangkan Stalagmit merupakan berbatuan berbentuk kerucut tumpul yang menghadap ke atas.

Menjelajahi Tempat Rekreasi Legendaris Gua Putri Sumatra Selatan

Gua Putri. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Brunno

Dikutip dari situs resmi web.okukab.go.id, Gua Putri terletak di Desa Padang Bindun, Kecamatan Semindang Aji. Sepanjang jalan masuk ke dalam suasana sangat rindang dengan perpohonan. Halaman parkir juga luas dan ada beberapa warung kecil yang berjualan.

Harga retribusi masuk setempat sangat terjangkau, yaitu hanya dikenakan biaya sebesar Rp5.000. Sesuai nama tempatnya, mendengar kata “gua” akan memberi kesan sempit dan gelap yang terlintas di pikiran.

Pengunjung bisa melihat pemandangan batu-batu besar dari arah luar, sangat asyik bagi pengunjung yang menyukai berfoto ala instagramable. Kesan pertama yang dirasakan sewaktu tiba di gerbang masuk gua ini adalah gua yang penuh cerita mistis.

Sebab, terdapat sebuah batu yang dinamakan dengan Batu Putri yang konon merupakan jelmaan dari Putri Balian akibat sumpah dari Si Pahit Lidah. Menurut legenda, dahulu kala hiduplah seorang putri yang bernama Dayang Merindu.

Ia merupakan selir dari Prabu Amir Rasyid, Penguasa Kerajaan Ogan. Suatu pagi, sang Putri mandi di muara sungai Sumuhun dan pada saat mandi, lewatlah seorang pengembara bernama Serunting Sakti ingin sekali menyapa putri yang berparas cantik itu.

Namun, kehadirannya tidak diperhatikan Putri Dayang Merindu. Serunting Sakti gusar, dia pun berujar, “Sombong nian putri ini, diam seperti batu.”. Putri Dayang Merindu pun menjadi batu akibat perkataannya tersebut.

Serunting Sakti kemudian pergi ke desa tempat tinggal Putri Dayang Merindu dan keluarganya. Dilihatnya sepi, Serunting Sakti berujar, “Sepi desa ini seperti gua sepi.” Desa itu pun menjadi gua batu.

Ketika sedang menjelajahi gua ini, pengunjung harus berhati-hati sewaktu melangkah. Sebab, jalan setapak yang merupakan berbatuan agak sedikit licin. Sehingga pastikan pengunjung tidak menggunakan alas kaki yang tipis.

Terlepas gua ini dikatakan terbentuk oleh karena legenda, nyatanya gua ini memang memiliki keindahan serta nilai sejarah yang tak boleh untuk dilewati. Bentuk dari beberapa batu yang berada di gua ini ini, seperti manusia, gajah, harimau, singgasana raja dan panggung.

Baca juga: Sejarah Gua Pawon: Menelusuri Jejak Kehidupan Prasejarah di Jawa Barat

Demikianlah penjelasan lengkap seputar Gua Putri yang merupakan tempat penuh legenda bagi warga OKU, Kota Baturaja, Sumatra Selatan. (Gin)