Konten dari Pengguna

Sejarah Gua Pawon: Menelusuri Jejak Kehidupan Prasejarah di Jawa Barat

S

Seputar Bandung

Akun yang membahas tentang kota Bandung

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Gua Pawon. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Eko Sunaryo
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah Gua Pawon. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Eko Sunaryo

Sejarah Gua Pawon berkaitan erat dengan peradaban purbakala atau masa prasejarah. Hal ini terindikasi dengan adanya koleksi-koleksi peninggalan sejarah di dalamnya.

Selain menyimpan cerita sejarah, tempat ini pun menyuguhkan daya tarik dan keindahan alam yang eksotis. Tak heran, jika wisata ini memikat perhatian publik.

Menelusuri Sejarah Gua Pawon dan Daya Tariknya

Sejarah Gua Pawon. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Michael Behrens

Secara geologis, para ahli menjelaskan kawasan Bandung saat ini sebagai cekungan danau purba hasil letusan Gunung Sunda Purba yang mengering dan mulai ditempati manusia. Di sisi lain, para ahli percaya kelompok manusia telah menghuni di tatar Sunda, tepatnya di Gua Pawon pada 5.600-9.500 tahun lalu.

Dikutip dari hima.fib.ugm.ac.id, Gua Pawon merupakan bukti kehidupan manusia prasejarah, Pawon Men. Di dalam gua tersebut ditemukan beberapa bukti indikasi peninggalan manusia prasejarah, seperti serpihan-serpihan (serpih obsidian, jasper, tatal, dan lainnya), fragmen, serta sisa rangka manusia.

Diperkirakan penanggalannya ini ada pada masa Mesolitik akhir hingga masa Neolitik. Adanya peninggalan tersebut menjadi indikasi bahwa kehidupan manusia di gua tersebut sudah cukup pesat, baik dalam sosial, budaya, atau ekonomi.

Hal ini juga menjadi tanda bahwa manusia yang tinggal di situs tersebut hidup secara nomaden, tetapi menetap dengan waktu lama. Hal ini mengingat tidak ditemukannya sistem irigasi yang digunakan untuk bercocok tanam di wilayah sekitar.

Jadi, disimpulkan kegiatan Pawon Men adalah berburu, meramu dan mengumpulkan makanan dan dominan mengonsumsi daging hewan. Pada masa prasejarah, gua ini menjadi salah satu hunian terbaik.

Diketahui Nama “Pawon” pada gua ini dijuluki oleh warga sekitar. Hal ini didasarkan pada bentuk atap gua yang mirip ‘pawon’, yang artinya cerobong asap di dapur.

Daya Tarik Gua Pawon

Gua dengan ketinggian 709 Mdpl ini memiliki luas 38×16 meter. Hingga sekarang, gua ini masih terjaga dengan baik, bahkan menjadi salah satu objek destinasi menarik bagi wisatawan. Adapun beberapa daya tariknya ialah:

  • Memiliki keindahan alam yang eksotis, adanya lereng bukit hijau yang asri di sekelilingnya dan batuan karst peninggalan zaman purba yang masih kokoh.

  • Dapat melakukan berbagai kegiatan outdoor yang menantang seperti cliff climbing dan jelajah gua atau area karst di dataran tinggi.

  • Fasilitas museum tour untuk melihat langsung koleksi-koleksi benda purbakala.

  • Spot foto instagenik dengan background keindahan alam.

Bagi yang ingin menyaksikan kemegahannya, lokasi goa ini ada di Kp. Cibukur, Gunung Masigit, Kec. Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca Juga: Sanghyang Poek: Gua Purbakala di Bandung Barat

Selain menawarkan keindahan alam, sejarah Gua Pawon pun cukup fenomenal dan menarik perhatian. Dengan demikian, tempat ini bisa menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik. (INE)