2 Cara Ternak Gurame di Kolam Beton dengan Tepat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gurame merupakan salah satu ikan yang populer dan disukai oleh banyak orang. Agar mendapatkan hasil panen yang maksimal, cara ternak gurame di kolam beton yang tepat dapat menjadi solusi terbaik bagi pembudidaya ikan ini.
Menurut Redaksi Agromedia dalam buku Budi Daya Gurami, budidaya ikan gurame memberikan beberapa keuntungan. Hal ini disebabkan karena pola panen dapat dipercepat sehingga perputaran modalnya juga singkat.
Simak beberapa cara ternak gurame di kolam beton lainnya agar mendapatkan hasil yang tepat di sini.
2 Cara Ternak Gurame Di Kolam Beton
Budidaya ikan gurame dalam kolam beton mempunyai keunggulan lebih cepat panen jika dirawat dengan tepat. Pastikan untuk mempersiapkan konstruksi lahan yang tepat dan nutrisi yang sesuai kebutuhan agar ikan gurame lebih cepat besar.
Berikut adalah cara ternak gurame di kolam beton yang dapat dicoba sesuai urutannya.
1. Lahan dan Kontruksi Kolam
Langkah pertama adalah dengan menyiapkan lahan dan konstruksi kolam yang sesuai untuk media budidaya ikan gurame.
Kolam beton ini dibuat dengan campuran semen, jika kesulitan dapat mencoba material lain seperti terpal, tanah saja atau keramba jaring apung jika lokasi dekat dengan sumber air.
Langkah-langkah untuk membuat kolam beton adalah sebagai berikut:
Gali tanah yang hendak dijadikan kolam kemudian pasangi beton sesuai ukuran yang diinginkan.
Pastikan untuk memasang saluran pada bagian tengah kolam yang fungsinya mempermudah pemanenan.
Sebelum digunakan biarkan kolam terlebih dahulu selama 2 sampai dengan 3 hari.
Setelah itu beri desinfektan KMnO4, takarannya 20-30 mg/liter dan diamkan selama beberapa hari.
Setelah itu isi kolam dengan air sampai setinggi 100-120 cm, jangan lupa untuk mengisi kolam dengan 50% pupuk organik.
Setelah itu diamkan kembali sampai 2 atau 3 hari agar organisme plankton, lumut, kutu air akan tumbuh subur sebagai sumber pakan alami.
2. Penebaran Benih Ikan Gurame
Setelah air kolam mulai berwarna hijau, tebar benih secara perlahan-lahan. Pilih bibit ikan yang memiliki panjang sekitar 5 hingga 7 cm atau sekitar 7 hingga 15 gram.
Pada umumnya setiap meter persegi kolam dapat diisi dengan 12 sampai dengan 20 ekor bibit ikan.
Waktu terbaik untuk tebar benih adalah pagi dan sore, masukkan terlebih dahulu ke dalam ember yang diberi air kolam agar beradaptasi selama 30 menit.
Setelah itu tambahkan air secara perlahan-lahan, dan rawat dengan tekun sampai panen sekitar 90 hari – 120 hari.
Itulah cara ternak ikan gurame di kolam beton yang mudah dan efektif. (FRM)
