Konten dari Pengguna

2 Penyebab Kopi Tidak Berbuah Lebat yang Wajib Dihindari

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Kopi Tidak Berbuah Lebat. Pexels/Livier Garcia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Kopi Tidak Berbuah Lebat. Pexels/Livier Garcia

Tanaman kopi merupakan komoditas perkebunan unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, banyak petani menghadapi kendala ketika tanaman kopi tidak berbuah lebat, meskipun usia tanam sudah mencukupi. Produksi buah yang minim tentu akan berdampak pada hasil panen dan keuntungan.

Dikutip dari buku Supriadi, Handi. dkk (2018), Teknologi Budidaya Tanaman Kopi, 8, yang menjadi penyebab produktivitas kopi rendah, termasuk buahnya yang tidak lebat adalah bahan tanam yang bukan tergolong varietas unggul.

Penyebab Kopi Tidak Berbuah Lebat yang Wajib Dihindari

Ilustrasi Penyebab Kopi Tidak Berbuah Lebat. Pexels/Daniel Reche

Agar produktivitas tanaman tidak berkurang dan menghasilkan panen yang melimpah, berikut ini adalah beberapa penyebab kopi tidak berbuah lebat yang wajib dihindari para petani.

1. Pemangkasan dan Pemupukan yang Kurang

Kurangnya perawatan tanaman kopi secara rutin seperti pemangkasan dan pemupukan, membuat kopi tidak berbuah lebat.

Tanaman yang terlalu rimbun dengan cabang-cabang tidak produktif mengalami penurunan intensitas cahaya matahari ke dalam tajuk pohon. Ini menghambat proses pembentukan bunga, yang merupakan proses awal pembuahan.

Pemangkasan sangat penting dilakukan dengan rutin untuk membuang cabang yang sudah tua, sakit, dan tunas-tunas yang liar.

Tujuan pemangkasan adalah merangsang pertumbuhan cabang baru yang produktif dan membantu sinar matahari masuk ke seluruh bagian tanaman.

Selain itu, pemupukan harus dilakukan dengan tepat dalam hal jenis, dosis, dan waktu pemupukan. Proses ini sangat memengaruhi hasil buah.

Tanaman kopi membutuhkan unsur hara seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), magnesium (Mg), dan kalsium (Ca).

Kekurangan salah satu unsur tersebut dapat mengakibatkan pertumbuhan vegetatif dominan tanpa diikuti pembentukan bunga dan buah.

2. Kondisi Lingkungan dan Pola Tanam

Faktor lingkungan sekitar seperti ketinggian tempat, kelembapan, dan pencahayaan bisa memengaruhi produktivitas pertumbuhan pohon kopi.

Tanaman kopi bisa tumbuh optimal pada ketinggian 800–1.500 meter di atas permukaan laut (m dpl). Apabila ditanam di dataran rendah atau tanah yang tergenang air, tanaman ini akan mudah stres dan sulit untuk berbunga.

Selain itu, pola penanaman yang terlalu rapat dapat menyebabkan persaingan unsur hara dan cahaya antartanaman. Ini mengakibatkan pertumbuhan pohon tidak seimbang dan pembuahan pun terganggu.

Solusinya adalah dengan memilih lokasi tanam yang cocok dengan varietas kopi, menjaga jarak tanam yang ideal, (2,5 x 2,5 meter), dan memastikan drainase lahan berjalan lancar.

Dengan menghindari penyebab kopi tidak berbuah lebat di atas, petani bisa meningkatkan produktivitas tanaman dan menghasilkan buah yang banyak dan berkualitas. (Zen)

Baca Juga: Kutu Putih Menyerang Tanaman Apa Saja? Ini Jawaban dan Cara Mengatasinya