Konten dari Pengguna

3 Cara Memasak Sayuran agar Vitaminnya Tidak Rusak dan Tetap Bergizi

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Memasak Sayuran agar Vitaminnya Tidak Rusak. Pexels/Wendy Wei
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Memasak Sayuran agar Vitaminnya Tidak Rusak. Pexels/Wendy Wei

Cara memasak sayuran agar vitaminnya tidak rusak dapat dilakukan agar gizi dalam makanan tidak hilang.

Pengetahuan tentang cara yang tepat dalam memasak sayuran dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan tubuh. Hal ini juga penting untuk diingat, sebab beberapa teknik memasak justru dapat menghancurkan nutrisi yang terkandung dalam sayuran.

Dikutip dari buku Nutrition and Physical Degeneration, Weston A. Price, 1939:185, cara memasak yang salah bisa merusak kandungan nutrisi penting dalam makanan.

Cara Memasak Sayuran agar Vitaminnya Tidak Rusak

Ilustrasi Cara Memasak Sayuran agar Vitaminnya Tidak Rusak. Pexels/alleksana

Berikut ini adalah cara memasak sayuran agar vitaminnya tidak rusak ang dapat membantu mempertahankan kandungan gizi maksimal.

1. Mengukus Sayuran

Salah satu cara memasak sayuran agar vitaminnya tidak rusak adalah dengan mengukus. Teknik ini merupakan cara terbaik untuk mempertahankan kandungan vitamin C dan beberapa vitamin B yang rentan terhadap panas.

Mengukus sayuran lebih baik dibandingkan dengan merebus, karena sayuran tidak terendam dalam air yang dapat menghilangkan nutrisi. Dengan mengukus, memungkinkan sayuran tetap dalam bentuk yang lebih utuh dan kandungan air yang minimal.

2. Memasak dengan Wajan Anti-Lengket

Cara memasak sayuran dengan menggunakan wajan anti-lengket juga bisa membantu menjaga kandungan gizi.

Saat memasak dengan sedikit minyak di atas api sedang, sayuran bisa cepat matang tanpa terlalu banyak kehilangan kandungan vitaminnya.

Memasak dengan sedikit minyak lebih baik daripada menggunakan air dalam jumlah besar. Teknik ini juga mengurangi kebutuhan air, yang berpotensi melarutkan vitamin yang terkandung di dalam sayuran.

3. Menjaga Suhu dan Waktu Memasak

Suhu yang terlalu tinggi dan waktu memasak yang terlalu lama dapat merusak kandungan vitamin pada sayuran.

Untuk menghindarinya, pastikan untuk memasak sayuran dalam waktu yang tidak terlalu lama dan menggunakan suhu yang tidak terlalu tinggi.

Dengan cara ini, kandungan gizi dalam sayuran dapat terjaga lebih baik. Sebaiknya sayuran dimasak hanya hingga tingkat kelembutan yang diinginkan, tanpa harus terlalu lama terpapar panas.

Dengan mengetahui cara memasak sayuran agar vitaminnya tidak rusak, gizi yang terkandung dalam sayuran tetap terjaga dengan baik.

Menggunakan teknik seperti mengukus, memasak dengan wajan anti-lengket, serta menjaga suhu dan waktu memasak menjadi kunci untuk memperoleh manfaat maksimal dari sayuran yang dikonsumsi. (Phonna)

Baca Juga: Jenis-Jenis Pelet Ikan yang Cocok untuk Pertumbuhan Maksimal