Konten dari Pengguna

3 Cara Mengatasi Kue Cincin Keras agar Lebih Empuk

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Mengatasi Kue Cincin Keras. Pexels/Sergey Meshkov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mengatasi Kue Cincin Keras. Pexels/Sergey Meshkov

Kue cincin adalah jajanan tradisional yang berasal dari Jawa Barat dan dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Cara mengatasi kue cincin keras dalam proses pembuatannya, harus dilakukan dengan hati-hati.

Dikutip dari rri.co.id, kue cincin adalah makanan tradisional yang terkenal sebagai donat asli khas Indonesia. Kue ini terbuat dari campuran tepung ketan, tepung beras, gula merah, dan santan.

Cara Mengatasi Kue Cincin Keras agar Lebih Empuk

Ilustrasi Cara Mengatasi Kue Cincin Keras. Pexels/Any Lane

Agar kue cincin tetap empuk dan kenyal, berikut ini ada beberapa cara mengatasi kue cincin keras yang bisa dilakukan.

1. Takaran Tepung dan Santan Harus Tepat

Perbandingan tepung ketan dengan santan memengaruhi tekstur kue cincin. Jika terlalu banyak tepung, adonan akan menjadi kering dan keras. Sebaliknya, santan yang pas akan membuat adonan lebih lembut.

Gunakan santan kental untuk memberikan efek rasa gurih sekaligus menjaga kelembutan kue. Pastikan adonan tidak terlalu padat dan tidak terlalu encer.

2. Diamkan Adonan

Setelah adonan tercampur rata, diamkan terlebih dahulu selama 30–60 menit sebelum digoreng. Mendiamkan adonan akan membantu tepung ketan menyerap cairan dengan baik, sehingga hasilnya lebih empuk dan kenyal. Mendiamkan adonan juga membuat kue cincin lebih mudah dibentuk dan tidak retak.

3. Goreng dengan Api Sedang

Suhu penggorengan mempengaruhi kelembutan kue cincin. Gunakan api yang sedang agar kue bisa matang merata tanpa membuat kulit luar terlalu keras.

Minyak yang digunakan harus cukup banyak agar kue terendam sepenuhnya, sehingga panasnya pun merata. Jangan menggoreng terlalu lama karena mengakibatkan kue menjadi kering dan keras setelah dingin.

Supaya kue ini tahan empuk dalam jangka waktu yang lama, lakukan beberapa hal berikut ini:

  • Simpan kue cincin di wadah yang tertutup setelah dingin agar tidak terkena udara secara langsung.

  • Jika ingin menyajikan kembali kue ini, hangatkan sebentar di dalam kukusan untuk mengembalikan teksturnya.

  • Tambahkan sedikit air gula merah hangat ke dalam adonan untuk menjaga kelembutan dan menambah aroma harum pada kue.

Membuat kue cincin menjadi empuk tidak sulit apabila memperhatikan takaran bahan, proses mendiamkan adonan, dan teknik penggorengannya. Dengan menerapkan cara mengatasi kue cincin keras di atas, kue cincin bisa lebih nikmat dan sesuai selera keluarga. (Win)

Baca Juga: 3 Cara agar Wajan Baru Tidak Lengket untuk Menggoreng