3 Cara Mengukus Lele untuk MPASI agar Lembut dan Aman Dikonsumsi Bayi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengukus lele untuk MPASI menjadi salah satu teknik penting dalam mempersiapkan makanan pendamping ASI yang kaya gizi.
Lele dikenal sebagai ikan air tawar yang memiliki kandungan protein tinggi, omega-3, dan zat besi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang bayi.
Cara Mengukus Lele untuk MPASI
Dikutip dari buku Menu Sehat MPASI, Rini Wulandari, 2018:63, dijelaskan bahwa teknik mengukus merupakan metode yang dianjurkan karena mampu menjaga kandungan nutrisi lele tanpa mengurangi cita rasa alaminya.
Proses mengukus juga menjadikan tekstur daging lele lebih lembut dan aman untuk sistem pencernaan bayi yang masih berkembang.
Berikut ini adalah tiga cara mengukus lele untuk MPASI yang dapat dilakukan agar hasilnya lembut, bergizi, dan aman dikonsumsi bayi.
1. Membersihkan dan Memotong Lele dengan Benar
Cara mengukus lele untuk MPASI diawali dengan membersihkan ikan secara menyeluruh.
Lendir, kotoran, serta bagian dalam ikan harus dibersihkan sampai tuntas agar tidak menimbulkan bau amis yang menyengat.
Setelah bersih, potong lele menjadi bagian kecil supaya uap panas bisa menjangkau seluruh permukaan daging ikan dan hasil kukusan lebih merata.
Langkah ini juga membantu memastikan lele bebas dari duri kecil yang bisa membahayakan bayi.
2. Mengukus dengan Alat Kukus Tertutup
Potongan lele kemudian diletakkan di wadah tahan panas dalam alat kukus agar tidak bersentuhan langsung dengan air.
Kukus selama 15 hingga 20 menit menggunakan api sedang. Proses ini mampu menjaga kandungan nutrisi seperti protein, omega-3, dan fosfor tetap utuh.
Mengukus dengan alat kukus tertutup adalah cara efektif untuk menghasilkan daging lele yang empuk dan mudah dihancurkan.
3. Menghaluskan Lele setelah Dikukus
Cara mengukus lele untuk MPASI tidak berhenti pada tahap mengukus.
Setelah matang, haluskan lele menggunakan saringan kawat atau blender hingga teksturnya sesuai usia bayi.
Penambahan sedikit perasan jeruk nipis sebelum mengukus dapat membantu mengurangi bau amis.
Dengan teknik ini, hasil kukusan menjadi lebih segar, bernutrisi, dan siap dikonsumsi.
Cara mengukus lele untuk MPASI yang tepat akan membantu menjaga kualitas gizi dan tekstur makanan agar sesuai untuk bayi.
Teknik ini direkomendasikan karena mampu mempertahankan rasa alami lele sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi harian bayi.
Mengukus juga menjadi cara aman untuk mengenalkan ikan sebagai sumber protein dalam menu MPASI. (Anggie)
Baca Juga: Cara Fillet Ikan Lele sampai Hanya Tersisa Tulangnya dengan Praktis
