3 Cara Menyimpan Oatmeal agar Tetap Renyah dan Tahan Lama

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Oatmeal dikenal sebagai bahan makanan bergizi tinggi yang praktis dan serbaguna. Namun, tidak semua orang memahami cara menyimpan oatmeal dengan benar, sehingga produk ini mudah rusak dan kehilangan kualitasnya.
Gejala seperti bau tengik, tekstur lembap, hingga rasa hambar kerap muncul akibat penyimpanan sembarangan. Oleh karena itu, sebelum membeli dalam jumlah besar, pastikan untuk memahami cara simpannya terlebih dahulu.
Cara Menyimpan Oatmeal
Meski tergolong tahan lama, oatmeal tetap perlu disimpan di tempat yang sesuai. Dikutip dari laman anthemoats.com dan wallabygoods.com, berikut adalah tiga cara menyimpan oatmeal agar tetap renyah dan berkualitas:
1. Gunakan Wadah Kedap Udara di Tempat Sejuk dan Kering
Panas, udara, dan kelembapan adalah tiga faktor yang mempercepat kerusakan oatmeal. Ketiganya bisa mengubah rasa, merusak tekstur, bahkan memicu tumbuhnya jamur jika penyimpanan tidak dilakukan dengan baik dan benar.
Oleh karena itu, setelah kemasan dibuka, oatmeal sebaiknya segera dipindahkan ke dalam wadah kedap udara. Gunakan stoples kaca, logam, atau plastik food grade (BPA-free) yang memiliki tutup rapat dan tidak mudah bocor.
Selanjutnya, simpan wadah tersebut di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena cahaya matahari langsung. Beberapa tempat ideal yang disarankan untuk ini adalah lemari dapur tertutup atau rak pantry dalam ruangan ber-AC.
2. Tambahkan Oxygen Absorber untuk Penyimpanan Jangka Panjang
Bila ingin menyimpan oatmeal dalam jangka sangat panjang, misalnya untuk stok tahunan atau persediaan darurat, langkah penting yang harus dilakukan adalah menambahkan oxygen absorber ke dalam wadah penyimpanan.
Alat kecil ini akan menyerap oksigen sisa di dalam wadah, sehingga mencegah pertumbuhan jamur, serangga, dan proses oksidasi. Hasilnya, oatmeal tetap segar lebih lama tanpa mengalami perubahan rasa atau penurunan nilai gizi.
Dengan metode ini, oatmeal kering yang belum dicampur bahan lain bisa bertahan hingga 30 tahun. Syarat tambahannya adalah gunakan wadah seperti kantong Mylar atau stoples kaca khusus, lalu simpan di tempat gelap bersuhu stabil.
3. Bagi Oat dalam Porsi Kecil dan Simpan di Freezer
Pembelian oatmeal dalam jumlah besar atau penyimpanan di wilayah bercuaca lembap memerlukan perlakuan khusus. Salah satu caranya adalah dengan membagi oatmeal ke dalam beberapa porsi kecil untuk menjaga kesegaran.
Langkah ini membutuhkan wadah kedap udara seperti stoples kaca kecil atau kantong ziplock tahan beku. Setelah tersedia, bagi oatmeal dalam porsi cukup sehingga dapat ditutup rapat, lalu simpan wadah ‘stok oatmeal’ ke dalam freezer.
Cara ini efektif karena dapat membatasi kontak oatmeal dengan udara, kelembapan, dan potensi kontaminasi silang. Pemilik hanya perlu membuka satu wadah terpakai, lalu dapat mengambil stok yang masih terjaga jika itu habis.
Itulah beberapa cara menyimpan oatmeal yang bisa diterapkan di rumah. Dengan penyimpanan yang tepat, oatmeal akan tetap renyah, segar, dan siap digunakan kapan saja tanpa kehilangan kualitas nutrisinya. (Nida)
Baca Juga: Cara Membuat Pakan Silase yang Praktis dan Efisien
