Konten dari Pengguna

3 Cara Pruning Cabe Keriting untuk Panen yang Maksimal

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Pruning Cabe Keriting. Pexels/Tom Swinnen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Pruning Cabe Keriting. Pexels/Tom Swinnen

Cabe keriting termasuk jenis cabai yang banyak dibudidayakan di berbagai daerah Indonesia karena permintaan pasar yang cukup tinggi. Untuk itu, pembudidaya cabe ini harus memahami cara pruning cabe keriting dengan cermat.

Dikutip dari Yuda, Ade Irma. dkk. (2018), efek Pemangkasan Pucuk Bibit dan Dosis Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.), Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, pruning atau pemangkasan cabe keriting bertujuan mengatur pertumbuhan tanaman, agar nutrisi pada tanaman bisa fokus pada produksi buah.

Selain itu, pemangkasan juga bisa membantu memperbanyak cabang yang meningkatkan tumbuhnya cabai.

Cara Pruning Cabe Keriting untuk Panen Maksimal

Ilustrasi Cara Pruning Cabe Keriting. Pexels/ROMAN ODINTSOV

Berikut ini adalah beberapa cara pruning cabe keriting yang bisa diterapkan para pembudidaya untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah.

1. Pemangkasan Daun dan Tunas Muda di Masa Awal Tanam

Di usia 2–3 minggu setelah penanaman, tanaman cabe mulai menghasilkan daun dan tunas samping. Ini adalah saat yang tepat untuk melakukan pruning tahap awal.

Pangkaslah tunas-tunas muda tanaman yang tumbuh di bawah cabang utama. Langkah ini bertujuan agar energi tanaman fokus pada pertumbuhan batang utama dan akar.

Hindari memangkas terlalu banyak, karena tanaman masih dalam tahap adaptasi. Pruning awal sangat penting untuk membentuk kerangka tanaman yang kuat dan sehat.

2. Pemangkasan Cabang yang Tidak Produktif

Saat mulai memasuki usia 1–1,5 bulan, tanaman cabe keriting akan mulai tumbuh rimbun dengan banyak cabang. Pangkaslah cabang yang tumbuh terlalu rapat, tidak produktif, dan mengarah ke bawah.

Cabang semacam ini bisa menghambat sirkulasi udara, menghalangi cahaya matahari, dan berpotensi memicu serangan hama dan penyakit pada tanaman.

Pemangkasan rutin cabang yang tidak produktif dapat memperbaiki struktur tanaman dan mendorong pembentukan bunga dan buah yang lebih banyak.

3. Pruning setelah Panen Pertama

Usai panen pertama, tanaman cabe keriting biasanya menunjukkan pertumbuhan daun dan tunas yang baru.

Lakukan pruning ringan dengan memangkas daun-daun yang tua, cabang kering, dan tunas yang tumbuhnya tidak terarah.

Langkah ini bertujuan meremajakan tanaman cabai dan mempersiapkan fase pembuahan berikutnya. Gunakan gunting yang sudah disterilkan untuk menghindari infeksi pada luka tanaman.

Dengan menerapkan cara pruning cabe keriting langkah demi langkah, petani dapat meningkatkan kualitas cabai, sekaligus mendapatkan hasil panen melimpah. (Win)

Baca Juga: Cara Membuat Benih Padi Hibrida untuk Hasil Panen Maksimal