3 Cara Uleni Adonan sampai Kalis dengan Mudah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu tahap terpenting dalam proses membuat roti adalah menguleni adonan. Mengetahui cara uleni adonan sampai kalis adalah kunci agar tekstur roti tidak bantat atau keras.
Banyak resep roti berbahan ragi yang membutuhkan teknik ini agar hasil akhir mengembang sempurna dan empuk.
Bagi penikmat roti, membuat roti sendiri di rumah bisa jadi pengalaman yang menyenangkan dan memuaskan.
Cara Uleni Adonan sampai Kalis dengan Mudah
Mengutip dari situs sallysbakingaddiction.com, berikut adalah beberapa cara uleni adonan sampai kalis dengan mudah untuk pemula
1. Teknik Uleni dengan Tumit Tangan
Teknik menguleni ini merupakan metode paling sederhana dan sering digunakan oleh pemula dalam membuat roti.
Adonan diletakkan di atas permukaan datar, lalu didorong dengan tumit tangan ke arah luar. Setelah itu, dilipat kembali ke tengah, diputar sedikit, dan proses ini diulang secara konsisten selama 10 hingga 15 menit.
Tujuan utama dari proses ini adalah membentuk jaringan gluten yang kuat dalam adonan.
Gluten yang terbentuk dengan baik akan membantu adonan menahan gas hasil fermentasi, sehingga mengembang sempurna dan menghasilkan tekstur roti yang lembut serta elastis. Kesabaran dan gerakan yang berulang menjadi kunci sukses dalam tahap ini.
2. Teknik Lipat dan Putar untuk Adonan Lembut
Untuk adonan yang lebih lembek seperti cinnamon roll atau brioche, gunakan metode lipat-putar. Dorong adonan dengan lembut, lipat, lalu putar seperempat putaran, dan ulangi.
Cara ini lebih halus dan efektif untuk adonan tinggi lemak yang cenderung lengket. Gunakan sedikit tepung di tangan, bukan di adonan, agar komposisi bahan tetap seimbang.
3. Tes Kalis
Setelah menguleni, cek apakah adonan sudah kalis. Gunakan poke test dengan menekan adonan perlahan.
Bila adonan kembali ke bentuk semula, tandanya sudah siap. Untuk hasil lebih pasti, gunakan windowpane test dengan merentangkan sepotong kecil adonan hingga transparan tanpa robek. Jika robek, lanjutkan proses menguleni.
Dengan menguasai cara uleni adonan sampai kalis memang butuh latihan, tapi hasilnya sangat sepadan.
Tekstur adonan yang elastis dan halus akan menghasilkan roti yang lebih tinggi, lembut, dan chewy. Selain itu, proses menguleni bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan mengurangi stres. (Echi)
Baca juga: 3 Perbedaan Tepung Panir dan Tepung Roti dalam Industri Kuliner
