Konten dari Pengguna

3 Manfaat Mulsa Jerami pada Tanaman agar Dapat Meningkatkan Kesuburan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat mulsa jerami pada tanaman. Foto: Pixabay/ulleo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat mulsa jerami pada tanaman. Foto: Pixabay/ulleo

Penggunaan mulsa jerami pada tanaman tentunya memiliki keunggulannya tersendiri yaitu lebih murah dan lebih mudah didapat. Manfaat mulsa jerami juga dapat digunakan untuk mengoptimalkan media tanam dan kesuburan tanaman.

Mulsa merupakan bahan penutup tanaman yang berguna untuk menjaga kelembapan tanah dan menekan populasi gulma di area lahan tanam. Mulsa biasanya dipasang di atas permukaan tanah yang ditanami tanaman.

Manfaat Mulsa Jerami pada Tanaman

Ilustrasi manfaat mulsa jerami, Foto: Pixabay/HelgaKa

Dikutip dari situs distan.bulelengkab.go.id, terdapat tiga manfaat mulsa jerami untuk tanaman agar tumbuh subur.

1. Meningkatkan Kesuburan Tanah

Mulsa jerami mengandung bahan-bahan organik yang bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan kesuburan tanah.

Jerami yang digunakan sebagai mulsa akan mudah terurai sehingga dapat membuat tanah menjadi lebih subur.

Penggunaan mulsa jerami sudah lama menjadi pilihan karena banyak kandungannya yang dibutuhkan tanaman. Kandungan tersebut seperti 4-7% Silika (Si) yang dapat menstimulasi fotosintesis dan translokasi karbon dioksida (CO2).

2. Meningkatkan Efektivitas Pemupukan pada Tanah

Pemakaian mulsa jerami tentunya dapat membantu menjaga dan meningkatkan fungsi mikroorganisme dalam tanah. Mulsa jerami juga mudah terurai dan dapat menjadi pupuk bagi tanaman,

Kondisi ini membuat ketersediaan unsur hara dalam tanah sehingga dapat meningkatkan efektivitas pemupukan.

Dalam jerami juga terdapat unsur untuk meningkatkan efektivitas pemupukan pada media tanam, seperti unsur K2O 1,2-1,7%, P2O5 0,07%-0,12%, dan N 0,5%-0,8%.

3. Dapat Mengendalikan Serangan Hama Patogen

Pemasangan mulsa jerami sebaiknya bersamaan dengan penyemprotan agensia hayati trichoderma sp. cair di permukaan jerami.

Hal ini bertujuan agar mulsa jerami mudah terurai menjadi kompos dan dapat menjaga tanaman dari serangan hama patogen yang akan menjadi penyakit pada tanaman.

Cara ini akan lebih efektif karena hama patogen terdapat pada sisa tanaman dan jerami yang ada di sekitar tanaman.

Demikian manfaat mulsa jerami dalam membudidayakan tanaman agar tumbuh subur dan menghasilkan panen yang optimal. (Sis)

Baca juga: Cara Membuat Mulsa dari Jerami untuk Meningkatkan Kesuburan