Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
3 Penyebab Kue Nagasari Keras dan Cara Mudah Mengatasinya
25 Maret 2025 18:30 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Penyebab kue nagasari keras sering menjadi kendala dalam proses pembuatan kue tradisional ini.
ADVERTISEMENT
Kue nagasari yang ideal memiliki tekstur lembut dengan isian pisang yang manis. Beberapa faktor seperti kesalahan dalam pemilihan bahan, proses pengolahan yang kurang tepat, serta teknik memasak yang tidak sesuai dapat menyebabkan hasil akhirnya menjadi keras.
Dikutip dari buku Teknik Pengolahan Kue Basah Tradisional, L. Widiastuti, 2020:55, pemilihan tepung yang tepat serta pengaturan suhu kukusan sangat berpengaruh terhadap kelembutan kue nagasari.
Penyebab Kue Nagasari Keras
Berikut adalah penyebab kue nagasari keras dan cara mengatasinya.
1. Penggunaan Tepung yang Tidak Sesuai
Penyebab kue nagasari keras yang pertama adalah pemilihan jenis tepung yang kurang tepat. Kue nagasari umumnya dibuat dengan tepung beras yang memiliki tekstur lembut setelah dikukus.
Jika menggunakan tepung dengan kadar pati terlalu tinggi atau mencampurkan terlalu banyak tepung tapioka, hasilnya bisa menjadi lebih padat dan keras.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan buku Resep Kue Tradisional Nusantara, H. Purnomo, 2019:42, dijelaskan bahwa perbandingan antara tepung beras dan air santan harus seimbang Ilagar adonan tidak terlalu kering saat dikukus.
2. Takaran Santan yang Kurang Tepat
Penyebab kue nagasari keras juga dapat berasal dari penggunaan santan yang kurang atau terlalu encer.
Santan berperan penting dalam memberikan kelembutan dan rasa gurih pada nagasari. Jika takarannya terlalu sedikit, tekstur kue akan menjadi keras dan kurang lembut.
Dikutip dari buku Teknik Memasak Kue Basah, R. Sari, 2018:37, santan sebaiknya digunakan dalam jumlah yang cukup agar adonan tetap lembut dan tidak cepat mengering saat proses pengukusan.
3. Proses Pengukusan yang Kurang Tepat
Penyebab kue nagasari keras yang terakhir adalah pengaturan suhu kukusan yang tidak sesuai. Jika kukusan terlalu panas, bagian luar kue akan mengering lebih cepat dibanding bagian dalamnya, membuat teksturnya menjadi keras.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Panduan Lengkap Membuat Kue Basah, S. Anwar, 2021:48, disebutkan bahwa suhu pengukusan sebaiknya dijaga agar tetap stabil, dan penutup kukusan perlu dilapisi kain agar uap air tidak menetes ke adonan.
Penyebab kue nagasari keras bisa dihindari dengan memperhatikan pemilihan tepung, takaran santan yang tepat, serta pengaturan suhu kukusan yang sesuai. Dengan memahami faktor-faktor ini, hasil akhir kue nagasari akan lebih lembut dan lezat untuk dinikmati. (Mona)