3 Penyebab Kue Telur Gabus Keras dan Tips Membuatnya Renyah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab kue telur gabus keras banyak terjadi karena kesalahan umum dalam pengolahan bahan.
Kue telur gabus dikenal sebagai camilan gurih dan renyah, namun bila teksturnya menjadi keras dan sulit digigit, kemungkinan besar terdapat kekeliruan dalam proses pembuatannya.
Dikutip dari buku Kue dan Jajanan Pasar Populer, Andini, 2021:38, disebutkan bahwa keseimbangan bahan dan pengolahan adonan memegang peran penting dalam menentukan kualitas akhir kue.
Penyebab Kue Telur Gabus Keras
Berikut ini adalah tiga penyebab kue telur gabus keras yang sering terjadi saat proses pembuatan, baik karena kesalahan bahan maupun teknik mengolah adonan.
1. Terlalu Banyak Menggunakan Tepung Tapioka
Salah satu penyebab kue telur gabus keras adalah penggunaan tepung tapioka yang berlebihan.
Tepung tapioka memang menjadi bahan utama dalam pembuatan kue ini, tetapi takaran yang tidak seimbang dengan bahan lain akan membuat adonan terlalu kaku.
Hal ini menyebabkan tekstur kue menjadi keras setelah digoreng. Takaran bahan harus dijaga agar adonan tetap lentur dan tidak padat.
2. Pengocokan Telur yang Kurang Maksimal
Penyebab kue telur gabus keras berikutnya adalah proses pengocokan telur yang tidak cukup lama atau tidak rata.
Telur yang tidak tercampur sempurna dengan margarin dan bahan lainnya membuat tekstur adonan tidak halus. Kocok telur sampai mengembang untuk memberikan kelembutan dan pori-pori udara yang cukup dalam adonan.
3. Proses Penggorengan yang Tidak Tepat
Suhu minyak yang kurang panas ketika menggoreng juga menjadi penyebab umum dari kue yang keras. Saat suhu terlalu rendah, adonan menyerap minyak secara berlebihan dan tidak mengembang dengan sempurna.
Suhu ideal untuk menggoreng kue telur gabus berada pada kisaran 160 hingga 170 derajat Celsius agar hasilnya renyah dan tidak keras.
Dengan memperhatikan penyebab kue telur gabus keras tersebut, kue telur gabus bisa dihasilkan dengan tekstur yang renyah dan menggugah selera. (Phonna)
Baca Juga: 5 Ciri Telur Kenari Kosong yang Sering Tidak Disadari
