3 Perbedaan Tepung Jagung dan Tepung Tapioka, Ketahui agar Masakan Jadi Lezat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan tepung jagung dan tepung tapioka seringkali membingungkan banyak orang, meskipun keduanya sering digunakan dalam resep masakan yang sama.
Meskipun kedua tepung ini memiliki tekstur yang halus dan dapat berfungsi sebagai pengental, ada sejumlah perbedaan mendalam yang memengaruhi hasil akhir masakan.
Tepung jagung yang berasal dari biji jagung dan tepung tapioka yang dihasilkan dari umbi singkong, masing-masing memiliki karakteristik unik yang membuatnya lebih cocok digunakan dalam jenis masakan tertentu.
Perbedaan Tepung Jagung dan Tepung Tapioka
Dikutip dari kanal YouTube Sajian Sedap, perbedaan tepung jagung dan tepung tapioka seringkali membingungkan banyak orang, meskipun keduanya sering digunakan dalam masakan yang serupa.
Meskipun memiliki tekstur yang mirip, keduanya memiliki sifat yang berbeda yang memengaruhi hasil masakan.
Mengetahui perbedaan ini sangat penting untuk memilih bahan yang tepat sesuai dengan kebutuhan resep, sehingga masakan yang dihasilkan lebih lezat dan memuaskan.
Sumber Bahan Baku
Perbedaan tepung jagung dan tepung tapioka yang paling mencolok adalah dari segi bahan baku. Tepung jagung dibuat dari biji jagung yang digiling halus, sedangkan tepung tapioka dihasilkan dari pati yang diekstrak dari umbi singkong.
Proses pembuatan tepung jagung melibatkan pemisahan pati dari biji jagung, kemudian dikeringkan dan digiling menjadi serbuk halus.
Sementara itu, tepung tapioka dibuat dengan cara memarut singkong, memerasnya untuk mendapatkan pati, dan mengeringkannya. Kedua tepung ini memiliki kandungan nutrisi yang berbeda karena asal bahan bakunya yang tidak sama.
Tekstur dan Sifat Pengentalan
Tepung jagung dan tepung tapioka juga memiliki perbedaan dalam hal tekstur dan sifat pengentalan. Tepung jagung memberikan hasil yang lebih halus dan bening saat digunakan untuk mengentalkan saus atau sup.
Namun, tepung jagung cenderung lebih rentan terhadap perubahan tekstur jika dimasak terlalu lama atau pada suhu tinggi.
Di sisi lain, tepung tapioka menghasilkan tekstur yang lebih kenyal dan elastis, menjadikannya pilihan yang lebih tepat untuk pembuatan kue atau hidangan yang membutuhkan kekuatan lebih, seperti boba atau kue lumpur.
Tepung tapioka juga lebih stabil saat dimasak pada suhu tinggi dan tidak mudah berubah teksturnya.
Penggunaan dalam Masakan
Dalam hal penggunaan, perbedaan tepung jagung dan tepung tapioka dapat dilihat dari jenis masakan yang dibuat. Tepung jagung lebih sering digunakan untuk membuat saus, puding, atau sup karena kemampuannya mengental dengan baik.
Sementara itu, tepung tapioka banyak digunakan untuk pembuatan makanan yang membutuhkan tekstur kenyal, seperti bola-bola tapioka (boba), kue ketan, atau bahkan sebagai bahan pengganti tepung terigu dalam masakan bebas gluten.
Kedua tepung ini memiliki kegunaan yang berbeda, meskipun keduanya digunakan untuk memberi tekstur atau kekentalan pada masakan.
Perbedaan tepung jagung dan tepung tapioka jelas mempengaruhi cara penggunaannya dalam masakan.
Dengan mengetahui karakteristik masing-masing, pemilihan tepung yang tepat akan menghasilkan masakan yang lebih lezat dan sesuai dengan yang diinginkan. (DANI)
Baca juga: 7 Tanaman Buah yang Cocok di Dataran Rendah dan Mudah Hidup
