Konten dari Pengguna

3 Tips Memilih Pupuk NPK untuk Tanaman

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tips Memilih Pupuk NPK untuk Tanaman. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/CDC
zoom-in-whitePerbesar
Tips Memilih Pupuk NPK untuk Tanaman. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/CDC

Pupuk merupakan salah bahan yang bisa ditambahkan untuk memenuhi berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Salah satu jenis pupuk yang ada di pasaran adalah pupuk NPK.

Bagi pemula, ada beberapa tips memilih pupuk NPK untuk tanaman yang perlu diperhatikan agar bisa mendapat produk terbaik. Simak pembahasannya di sini.

3 Tips Memilih Pupuk NPK untuk Tanaman yang Wajib Diketahui Petani

Tips Memilih Pupuk NPK untuk Tanaman. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/CDC

Dikutip dari buku Petunjuk Penggunaan Pupuk karya Pinus Lingga, (2001) pupuk NPK merupakan salah satu jenis pupuk kimia yang termasuk ke dalam jenis pupuk majemuk. Di mana pupuk ini tidak hanya mengandung dua unsur saja.

Tetapi secara umum mengandung tiga unsur sekaligus yang sangat berguna untuk kebutuhan tanaman. Pupuk ini dapat berbentuk cair atau padat berupa butiran kasar. Komposisi dari tanaman ini disesuaikan dengan kebutuhan dari jenis tanaman yang ingin dipupuk.

Perlu diketahui bahwa meskipun NPK memiliki tiga kandungan utama, tetapi juga memiliki unsur lainnya namun, dengan jumlah dan komposisi yang lebih kecil dibandingkan dengan tiga unsur tersebut.

Berikut adalah tips memilih pupuk NPK untuk tanaman yang wajib diketahui petani.

1. Kenali Kebutuhan Tanaman

Hal pertama yang wajib diperhatikan ketika memilih pupuk adalah kebutuhan tanaman. Jadi pastikan sebelum menggunakan pupuk NPK sudah memastikan bahwa tanaman membutuhkan tiga unsur tersebut.

Misalnya adalah ingin merangsang pertumbuhan daun yang sehat atau ingin merangsang pembentukan bunga. Bisa juga ketika ingin meningkatkan kualitas buah dan memperpanjang masa simpan.

2. Perhatikan Tahap Pertumbuhan Tanaman

Langkah selanjutnya perhatikan tahap pertumbuhan tanaman. Ketika tahap semai maka membutuhkan nitrogen, sementara itu ketika masa pertumbuhan membutuhkan ketiga unsur tersebut secara seimbang.

3. Baca Label dengan Teliti

Perhatikan kandungan unsur hara makro (N, P, K) dan mikro (besi, seng, boron, dll.) yang tertera pada label. Pilih pupuk yang kandungannya sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Jangan memberikan pupuk yang berlebihan. Karena hal ini dapat membuat media tanam rusak sehingga pertumbuhan tanaman menjadi kurang maksimal.

Baca juga: Fungsi Pupuk TSP untuk Tanaman

Itulah pembahasan mengenai tips memilih pupuk NPK untuk tanaman yang perlu diketahui pemula. (WWN)