Konten dari Pengguna

4 Gunung untuk Pendakian Tektok dan Tidak Perlu Berkemah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gunung untuk pendakian tektok. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gunung untuk pendakian tektok. Sumber: pixabay

Pendakian tektok adalah istilah untuk para pendaki yang melakukan suatu pendakian di gunung yang dilakukan pulang pergi selama satu hari saja. Tentunya perjalanan ini dilakukan tanpa menginap semalam pun. Gunung untuk pendakian tektok dan tidak perlu berkemah, salah satunya yakni Gunung Papandayan, wilayah Jawa Barat.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Gunung Berapi Di Indonesia Seri I karya Majella Setyawan, tidak semua gunung bisa dilakukan pendakiannya dengan cara tektok atau satu hari saja, karena pada umumnya kegiatan mendaki gunung memerlukan waktu dua sampai tiga hari sebelum akhirnya mencapai puncaknya.

Selain itu, pendakian gunung dengan cara tektok ini perlu dilakukan oleh pendaki gunung yang memiliki waktu terbatas dengan fisik yang mumpuni yang didapatkan dengan cara rutin berolahraga, membiasakan kegiatan fisik dan gaya hidup sehat lainnya.

Gunung untuk Pendakian Tektok dan Tidak Perlu Berkemah

Ilustrasi gunung untuk pendakian tektok. Sumber: pixabay

Berikut ini beberapa gunung yang dapat dilakukan pendakian dengan cara tektok dan tidak perlu berkemah.

1. Gunung Papandayan di Jawa Barat

Gunung ini menjadi tujuan favorit untuk para pendaki pemula atau pendaki berpengalaman yang ingin mencoba pendakian tektok. Meskipun gunung ini memiliki ketinggian yang rendah sekitar 2665 mdpl, gunung ini memiliki banyak tebing curam dan medannya terjal.

Pada umumnya diperlukan waktu sekitar lima hingga enam jam untuk bisa sampai pada puncak Gunung Papandayan melalui jalur Cisurupan yang populer di kalangan pendaki.

2. Gunung Pulosari di Banten

Gunung Pulosari di Pandeglang Banten bisa ditempuh sampai puncaknya dalam kurun waktu kurang lebih dua jam. Puncaknya sendiri memiliki ketinggian 1346 mdpl dan memiliki sejumlah objek wisata menarik di kawasan gunung ini.

Selain menawarkan kemudahan pendakian dan singkatnya waktu tempuh, gunung ini juga termasuk gunung yang letaknya paling dekat dengan Jakarta.

3. Gunung Api Purba di Yogyakarta

Gunung ini memliki ketinggian puncak yang begitu rendah, yakni 700 mdpl yang membuat gunung ini menjadi pilihan yang ideal untuk melakukan pendakian tektok.

Pendakian di gunung ini dapat dinikmati sambil melihat pemandangan tebing breksi dan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam.

4. Gunung Batur di Bali

Gunung Batur di Bali ini bisa dilakukan pendakian sampai ke puncaknya dalam waktu kurang lebih 3 jam. Dari puncaknya dapat menikmati pemandangan danau Kintamani yang populer.

Perlu diingat, dalam melakukan pendakian di sini jangan berisik karena banyak tempat beribadah masyarakat setempat.

Demikian penjelasan mengenai gunung untuk pendakian tektok dan tidak perlu berkemah. (ARH)