Konten dari Pengguna

4 Penyakit Tanaman Karet beserta Gejala dan Penyebabnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyakit tanaman karet. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyakit tanaman karet. Sumber: pixabay

Budidaya tanaman karet pada prosesnya kerap kali ditemukan penyakit yang menyerang dan mengganggu proses pertumbuhan dan produktivitas dalam menghasilkan lateks yang menjadi bahan dasar berbagai produk. Penyakit tanaman karet diantaranya yaitu penyakit jamur akar putih dan gugur daun.

Dikutip dari buku Cara Modern Mendongkrak Produktivitas Tanaman Karet karya Ir. Nurhawaty Siagian, MS, tanaman karet menjadi salah satu komoditas di bidang perkebunan yang begitu penting karena menghasilkan lateks yang menjadi bahan baku produk sintetis, yakni perkakas, alat kesehatan hingga komponen kendaraan.

Upaya peningkatan tanaman karet supaya dapat menghasilkan produktivitas yang baik perlu memperhatikan sejumlah hal, yakni teknik dan lingkungan pembudidayaan yang tepat, syarat tumbuh hingga gejala dan penyebab penyakit yang pada umumnya menjangkiti tanaman karet.

Penyakit Tanaman Karet beserta Gejala dan Penyebabnya

Ilustrasi penyakit tanaman karet. Sumber: pixabay

Berikut ini penjelasan mengenai penyakit yang kerap kali menyerang tanaman karet, lengkap dengan gejala dan penyebabnya.

1. Gugur Daun

Penyakit gugur daun disebabkan karena serangan jamur jenis pestalotiopsis. Gejalanya yaitu terdapat bintik cokelat pada bagian daun yang masih muda dan berkembang menjadi bercak cokelat tua. Terdapat batas yang jelas antara bagian bercak daun yang masih sehat dan daun biasanya gugur sebelum waktunya.

Daun yang baru akan tumbuh membentuk ukuran yang lebih kecil dari ukuran daun yang normal. Bagian ranting mati sebagian hingga produksi getah menurun hampir 50 persen.

2. Jamur Akar Putih

Jamur akar putih yang menjangkiti tanaman karet disebabkan oleh kamur jenis rigidoporus lignosus. Gejala tanaman karet yang terserang yaitu kematian pohon yang mendadak dan terlihat seperti tersiram air panas di musim hujan.

Pada bagian permukaan akar terlihat benang-benang yang berwarna putih kekuningan dan menempel pipih menyerupai rambut yang menempel kuat. Selanjutnya akar membusuk yang ditandai dengan tekstur lunak dan berwarna cokelat.

3. Bidang Sadap Kanker Garis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dengan jenis Phytophthora palmivora. Serangan penyakit ini bergejala adanya selaput tipis dengan warna putih kelabu dan tidak terlihat begitu jelas menutupi bagian alur sadap.

Ketika dicoba dikerok di atas irisan sadap akan terlihat garis-garis tegak dengan warna coklat kehitaman. Gejala yang parah mengakibatkan getah karet lateks yang keluar berwarna cokelat dan berbau busuk.

4. Kulit Batang Nekrosis

Penyebab penyakit ini yaitu jamur fusarium yang kerap kali ditemukan di tanaman jenis lainnya. Gejalanya permukaan kulit batang timbul bercak cokelat kehitaman mirip memar. Penyakit makin parah menyerang lapisan dalam batang dan merusak kambium hingga ke lapisan kayu.

Demikian penjelasan mengenai penyakit tanaman karet beserta gejala dan penyebabnya. (ARH)