5 Cara Bernapas saat Diving agar Tidak Mudah Lelah

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 23:03 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ilustrasi cara bernapas saat diving (Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi cara bernapas saat diving (Pexels)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Bernapas adalah salah satu aspek terpenting dalam diving. Menguasai teknik pernapasan yang benar dapat membuat penyelaman lebih nyaman dan aman.
ADVERTISEMENT
Dengan demikian, penting bagi setiap penyelam untuk memahami cara bernapas saat diving agar tidak mudah lelah. Simak pembahasannya di sini.

Berbagai Tantangan dalam Diving

ilustrasi cara bernapas saat diving (Pexels)
Diving membawa penyelam ke lingkungan yang berbeda dari kehidupan di darat. Berikut beberapa tantanagan yang harus dihadapi para penyelam ketika diving.

1. Tekanan Air

Semakin dalam penyelaman, semakin besar tekanan air yang dihadapi oleh tubuh. Ini mempengaruhi cara kita bernapas.

2. Penggunaan Regulator

Bernapas melalui regulator membutuhkan adaptasi karena berbeda dengan bernapas melalui hidung di udara bebas.

3. Stres dan Kecemasan

Mengutup buku The Essentials of Deeper Sport Diving, banyak penyelam pemula merasa cemas saat pertama kali menyelam, yang dapat mempengaruhi pola pernapasan mereka.

4. Kondisi Fisik

Keadaan fisik seperti kebugaran dan kesehatan paru-paru juga berpengaruh pada kemampuan bernapas saat menyelam.
ADVERTISEMENT

5. Lingkungan Bawah Air

Kondisi seperti arus kuat dan suhu air yang dingin juga dapat mempengaruhi cara kita bernapas.

Cara Bernapas saat Diving yang Tepat

Berikut adalah lima cara bernapas saat diving yang dapat membantu penyelam tetap tenang dan tidak mudah lelah.

1. Ambil Napas dalam-dalam melalui Regulator

Mengambil napas dalam-dalam melalui regulator adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan paru-paru penyelam terisi sepenuhnya dengan udara.
Ini tidak hanya membantu dalam pengambilan oksigen yang cukup tetapi juga membantu mengeluarkan karbon dioksida dengan lebih efisien.

2. Bernapas dengan Perlahan dan Teratur

Bernapas dengan perlahan dan teratur adalah kunci untuk menghemat udara di tangki penyelam dan menjaga energi.
Hindari bernapas secara cepat atau terengah-engah, karena ini bisa membuat Penyelam lebih cepat lelah dan kehabisan udara lebih cepat.

3. Fokus pada Pernapasan Perut

Pernapasan perut, atau pernapasan diafragma, adalah teknik di mana penyelam menarik napas dalam-dalam ke dalam perut, bukan hanya dada.
ADVERTISEMENT
Ini membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan mengurangi ketegangan pada tubuh.

4. Berlatih Teknik Relaksasi

Teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga bisa sangat membantu dalam mengontrol pernapasan.
Sebelum menyelam, coba luangkan waktu untuk berlatih teknik pernapasan ini untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh.

5. Tetap Tenang dan Hindari Panik

Panik adalah musuh terbesar saat diving. Ketika merasa cemas atau panik, cobalah untuk berhenti sejenak, fokus pada pernapasan penyelam, dan tarik napas dalam-dalam.
Mengendalikan perasaan cemas akan membantu menjaga pernapasan tetap stabil dan efisien.
Menguasai cara bernapas saat diving adalah kunci untuk menikmati pengalaman menyelam yang aman dan menyenangkan.
Dengan mengikuti teknik-teknik yang telah dijelaskan di atas, penyelam dapat mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul dan menjaga tubuh tetap bugar serta tidak mudah lelah. (AZS)
ADVERTISEMENT