5 Cara Fermentasi Daging Sapi yang Mudah dan Sehat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara fermentasi daging sapi merupakan teknik pengawetan yang telah digunakan sejak lama untuk meningkatkan rasa dan daya tahan daging.
Proses fermentasi ini melibatkan mikroorganisme seperti bakteri asam laktat yang membantu memecah protein dalam daging, sehingga menghasilkan rasa yang lebih kaya dan tekstur yang lebih empuk.
Dikutip dari situs Prosiding Webinar Nasional 2020, Daging fermentasi juga dapat digunakan sebagai sumber probiotik atau probiotic carrier.
5 Cara Fermentasi Daging Sapi
Pada umumnya, cara fermentasi daging sapi dilakukan dengan menggunakan garam, rempah-rempah, atau bahan tambahan lain untuk menciptakan lingkungan yang ideal bagi mikroba pengfermentasi.
Metode ini tidak hanya bermanfaat untuk mengawetkan daging, tetapi juga memberikan cita rasa khas yang membuatnya semakin lezat.
Berikut adalah 4 cara fermentasi daging sapi yang mudah dan dapat dilakukan di rumah.
1. Siapkan Bahan-Bahan yang Diperlukan
Langkah pertama adalah menyiapkan beberapa bahan yang diperlukan.
Daging sapi segar – 500 gram (potong sesuai selera).
Garam – 2-3 sendok makan.
Lada bubuk – 1 sendok teh.
Bawang putih cincang – 2 siung.
Gula pasir – 1 sendok teh.
Starter fermentasi (misalnya, kultur bakteri asam laktat atau whey).
Toples kaca atau wadah plastik dengan tutup.
2. Mempersiapkan Daging
Selanjutnya adalah siapkan daging dengan cara berikut ini.
Potong daging sapi menjadi ukuran kecil atau sesuai selera.
Pastikan daging bersih dan bebas dari lemak berlebih.
Taburi daging dengan garam, lada bubuk, dan bawang putih cincang untuk menambah cita rasa.
3. Menambahkan Starter Fermentasi
Langkah ketiga adalah tambahkan starter fermentasi dengan cara berikut ini.
Tambahkan 1-2 sendok makan starter fermentasi (kultur bakteri asam laktat atau whey) ke dalam daging.
Aduk rata hingga semua bagian daging tercampur dengan bumbu dan starter fermentasi.
Biarkan campuran ini selama 30-60 menit agar bumbu meresap.
4. Mengemas Daging dalam Wadah
Langkah keempat adalah kemas daging dalam wadah sebagai berikut ini.
Masukkan daging yang sudah dibumbui ke dalam toples atau wadah plastik.
Tekan-tekan daging agar padat dan tidak ada udara berlebih di antara potongan daging.
Tutup wadah rapat, namun jangan terlalu kencang agar gas dari proses fermentasi dapat keluar.
5. Proses Fermentasi
Lakukan proses fermentasi dengan cara sebagai berikut.
Simpan wadah di tempat sejuk dan gelap pada suhu sekitar 20-25°C.
Biarkan selama 3-5 hari untuk proses fermentasi optimal.
Periksa daging setiap hari untuk memastikan tidak ada jamur atau bau yang tidak sedap.
Dengan mengikuti langkah-langkah cara fermentasi daging sapi ini bisa menikmati daging sapi fermentasi yang lezat, sehat, dan tahan lama. (Ffh)
