5 Cara Membersihkan Jeroan Kambing sebelum Dimasak

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membersihkan jeroan kambing tidak bisa sembarangan karena bagian ini mudah menyimpan bau amis, lendir, dan kotoran.
Jeroan seperti hati, babat, usus, dan paru-paru sering digunakan sebagai bahan masakan khas Nusantara, namun bila tidak dibersihkan dengan baik, hasil masakan bisa kurang sedap dan berbau prengus.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam membersihkan jeroan sebelum mulai memasaknya.
Cara Membersihkan Jeroan Kambing
Cara membersihkan jeroan kambing dengan benar akan membuat olahan jadi lebih higienis, lezat, dan aman dikonsumsi.
Dikutip dari laman fapet.ugm.ac.id , proses pembersihan jeroan yang benar sangat penting untuk menghindari kontaminasi bakteri dan menjaga kualitas daging sebelum diolah.
Banyak orang melewatkan proses ini atau hanya membersihkannya secara sekilas, padahal teknik pembersihan yang tepat bisa menghilangkan bau tak sedap dan meningkatkan cita rasa masakan.
Berikut ini lima langkah mudah dan efektif yang bisa kamu lakukan di rumah agar jeroan kambing bersih maksimal sebelum dimasak.
1. Cuci dengan Air Mengalir
Langkah pertama adalah mencuci jeroan di bawah air mengalir. Gunakan tangan untuk menggosok perlahan kotoran yang menempel. Fokuskan pada bagian lipatan dan sela-sela yang sering menyimpan sisa makanan atau darah.
2. Gunakan Garam dan Jeruk Nipis
Setelah dicuci, taburi jeroan dengan garam dan peras jeruk nipis atau lemon. Remas-remas jeroan agar kotoran dan bau amis hilang. Diamkan selama 15–20 menit sebelum dibilas kembali. Kombinasi ini efektif menghilangkan lendir dan aroma tak sedap.
3. Rebus dengan Daun Salam dan Jahe
Rebus jeroan dalam air mendidih bersama daun salam dan irisan jahe selama 10–15 menit. Proses ini membantu mengurangi bau prengus dan membuat tekstur jeroan lebih empuk.
4. Buang Air Rebusan Pertama
Air rebusan pertama biasanya mengandung kotoran dan lemak yang keluar dari jeroan. Setelah direbus, buang airnya dan bilas kembali jeroan dengan air bersih sebelum diolah lebih lanjut.
5. Potong-Potong dan Cek Kembali
Terakhir, potong jeroan sesuai ukuran yang diinginkan, lalu cek kembali apakah masih ada kotoran yang tertinggal. Jika perlu, ulangi pencucian sebelum bumbu dimasukkan.
Dengan pembersihan yang tepat, jeroan kambing akan terasa lebih enak, sehat, dan tidak bau saat disajikan. Selamat mencoba! (YOLAN)
Baca juga: 5 Ide Olahan Daging Kambing Khas Berbagai Daerah buat Sajian Idul Adha
