Konten dari Pengguna

5 Ciri Kentang Siap Panen yang Wajib Diketahui Petani

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri kentang siap panen. Pixabay/Couleur.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri kentang siap panen. Pixabay/Couleur.

Bagaimana ciri kentang siap panen menjadi informasi penting yang harus diketahui oleh petani. Hal tersebut bertujuan supaya menghasilkan panen yang lebih optimal.

Kentang yang dipanen pada waktu yang tepat memiliki kualitas terbaik, baik dari segi ukuran, rasa, maupun daya tahan penyimpanan.

Sebaliknya, memanen terlalu awal atau terlalu lambat dapat menyebabkan kerugian. Misalnya seperti kentang yang kecil atau cepat membusuk.

Ciri Kentang Siap Panen

Ilustrasi ciri kentang siap panen. Pixabay/Couleur.

Mengutip dari pertanian.go.id, umur panen kentang biasanya sekitar 110-120 Hari Setelah Tanam (HST). Agar tidak salah waktu, berikut adalah beberapa ciri kentang siap panen yang perlu petani ketahui.

1. Daun dan Batang Mulai Menguning

Salah satu tanda utama bahwa kentang siap dipanen adalah perubahan warna daun dan batangnya.

Daun yang mulai menguning dan batangnya mengering menandakan bahwa umbi telah mencapai kematangan maksimal di dalam tanah.

Pada tahap ini, proses fotosintesis tanaman melambat sehingga energi dialihkan sepenuhnya ke umbi.

2. Kulit mUbi Keras dan Tidak Mudah Terkelupas

Umbi kentang yang siap dipanen memiliki kulit yang keras dan tidak mudah terkelupas saat digosok dengan tangan.

Kulit yang kokoh menunjukkan bahwa kentang telah matang sepenuhnya dan siap untuk disimpan atau dipasarkan. Kentang dengan kulit tipis atau rapuh biasanya masih terlalu muda untuk dipanen.

3. Ukuran Umbi Sudah Maksimal

Kentang yang matang memiliki ukuran umbi sesuai dengan varietasnya. Untuk memastikan ukuran sudah maksimal, petani dapat menggali beberapa umbi sampel dari berbagai bagian ladang.

Jika ukurannya sudah merata dan sesuai dengan jenis yang ditanam, berarti kentang siap dipanen.

4. Batang dan Umbi Mudah Dicabut

Saat tanaman kentang sudah matang, batang dan umbinya menjadi lebih mudah dicabut dari tanah.

Jika masih sulit untuk mencabutnya, kemungkinan besar umbi belum siap dipanen.

Petani biasanya memanfaatkan waktu ini untuk memastikan tanah tidak terlalu basah agar proses pencabutan lebih mudah.

5. Warna Kulit Umbi Sesuai Varietas

Ciri lainnya adalah warna kulit umbi sudah sesuai dengan karakteristik varietas kentang yang ditanam.

Misalnya, kentang dengan kulit kuning akan menunjukkan warna cerah dan seragam saat siap panen. Jika warnanya masih pucat, kemungkinan kentang masih belum matang sempurna.

Mengetahui ciri kentang siap panen dapat membantu petani untuk memanen pada waktu yang tepat sehingga hasil panen lebih optimal. (rudin)

Baca Juga: 3 Manfaat Boron untuk Tanaman Kentang agar Tumbuh Optimal