5 Kelemahan dan Kelebihan Budidaya Ayam Kampung Sistem Umbaran

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budidaya ayam dengan sistem umbaran sangat umum dilakukan di pedesaan karena ketersediaan lahan masih cukup luas. Namun, ternyata ada beberapa kelemahan dan kelebihan budidaya ayam kampung sistem umbaran.
Dikutip dari buku Pembesaran Ayam Kampung Pedagang Hari per Hari, Nurosor SPt., (2012:33), permintaan ayam kampung dari hari ke hari semakin banyak, terutama untuk memenuhi kebutuhan para pemilik usaha kuliner.
Alasan utama mengapa ayam kampung banyak dicari-cari karena cita rasa dagingnya lebih gurih. Sangat cocok jika diolah menjadi ayam lodho maupun soto ayam kampung.
Kelemahan dan Kelebihan Budidaya Ayam Kampung Sistem Umbaran
Ada beberapa kelemahan dan kelebihan budidaya ayam kampung sistem umbaran yang memang patut diketahui oleh orang-orang yang ingin melakukan budidaya ayam kampung dengan sistem tersebut. Berikut ulasan lengkapnya:
Kelemahan
Berikut adalah kelemahan budidaya ayam kampung dengan sistem umbaran:
Pertumbuhan lebih lambat : Penyebab lambatnya pertumbuhan ayam adalah karena tidak tercukupinya asupan nutrisi sesuai kebutuhan mereka.
Tubuh syam cenderung kurus: Akibat kurangnya nutrisi yang masuk ke tubuh, akhirnya tubuh ayam umbaran menjadi lebih kurus dibading ayam yang selalu berada di kandang.
Rentan terhadap penyakit: Akibat intensnya interaksi dengan ayam-ayam lain, risiko tertular penyakit tergolong tinggi. Oleh sebab itu, pemilik ayam umbaran harus selalu waspada ketika musim flu burung.
Risiko kehilangan ayam: Peternak ayam kampung umbaran sering menghadapi masalah kehilangan ayam, baik karena dicuri, dimangsa predator, atau tertabrak kendaraan.
Potensi mengganggu lingkungan: Jika dibiarkan berkeliaran di lingkungan tanpa diberi pembatas, ayam ubaran biasanya akan memakan apapun di lingkungan, termasuk pucuk dedaunan yang masih muda.
Kelebihan
Berikut adalah kelebihan budidaya ayam kampung dengan sistem umbaran:
Modal awal relatif rendah: Memulai ternak ayam kampung dengan sistem umbaran tidak memerlukan biaya besar. Anda cukup menyediakan ayam dan kandang sederhana sebagai tempat berteduh pada malam hari.
Perawatan lebih praktis: Karena ayam dilepas bebas untuk mencari makan sendiri, peternak tidak perlu memberikan perawatan intensif seperti dalam sistem pemeliharaan kandang.
Biaya pakan dapat dikurangi: Menerapkan sistem umbaran, ayam dengan bebas mencari makan sendiri di alam.
Ayam Cenderung Lebih Sehat: Ayam yang diumbar sering terpapar sinar matahari yang baik untuk kesehatannya. Selain itu, mereka juga lebih aktif bergerak sehingga tubuhnya lebih bugar dan kuat.
Daging lebih lezat: Daging ayam kampung yang dipelihara dengan cara umbaran memiliki tekstur yang lebih padat dan cita rasa yang khas.
Itulah ulasan seputar kelemahan dan kelebihan budidaya ayam kampung sistem umbaran.
Baca juga: Kelebihan Budidaya Ayam Buras Lokal untuk Usaha Peternakan
