Konten dari Pengguna

5 Penyebab Olesan Nastar Lepas saat Dipanggang

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 5 Penyebab Olesan Nastar Lepas saat Dipanggang, Unsplash/David Fartek
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 5 Penyebab Olesan Nastar Lepas saat Dipanggang, Unsplash/David Fartek

Penyebab olesan nastar lepas sering menjadi masalah bagi banyak orang saat membuat kue khas ini.

Mengutip dari Kue Kering Gaya Baru Nastar, Lanny Soechan, (2005), nastar merupakan salah satu jenis kue kering yang sangat digemari dan selalu menjadi primadona di antara kue kering lainnya.

5 Penyebab Olesan Nastar Lepas

Ilustrasi 5 Penyebab Olesan Nastar Lepas, Unsplash/Ciefo Creativity

Olesan yang tidak menempel dengan baik bisa membuat tampilan nastar kurang menarik dan mengurangi kesan menggiurkan pada hasil akhirnya. Berikut adalah penyebab olesan nastar lepas saat dipanggang.

1. Pengolesan Terlalu Awal

Olesan kue nastar bisa terlepas jika dioles sebelum adonan mulai mengembang saat dipanggang.

Ketika adonan mengembang, lapisan olesan yang sudah kering tidak bisa mengikuti perubahan bentuknya.

Oleskan kuning telur setelah nastar setengah matang atau hampir matang agar menempel sempurna.

2. Tekstur Olesan Terlalu Kental atau Terlalu Cair

Jika olesan terlalu kental, lapisannya bisa menjadi tebal dan mudah retak, sedangkan jika terlalu cair, olesan tidak akan menempel dengan baik. Tekstur yang tidak tepat membuat hasil akhir nastar kurang menarik.

Campurkan kuning telur dengan sedikit susu kental manis, minyak, atau air agar teksturnya pas dan mudah menempel.

3. Pemanggangan dengan Suhu Terlalu Tinggi

Suhu oven yang terlalu tinggi menyebabkan permukaan nastar cepat mengering sebelum bagian dalamnya matang sempurna. Hal ini membuat olesan mudah terlepas atau pecah saat suhu dalam adonan berubah.

Panggang nastar dengan suhu sedang, sekitar 140–150°C, dan hindari suhu terlalu tinggi.

4. Lapisan Olesan Terlalu Tebal

Olesan yang terlalu tebal akan mengering lebih cepat dibanding adonan, sehingga mudah retak atau terlepas saat kue mengembang. Selain itu, olesan yang berlebihan bisa menghasilkan warna yang tidak merata.

Oleskan secara tipis dan merata menggunakan kuas halus, lalu ulangi setelah lapisan pertama mulai mengering.

5. Kurangnya Waktu Istirahat Sebelum Pemanggangan

Olesan yang tidak diberi waktu untuk menempel dengan baik sebelum dipanggang cenderung mudah terlepas.

Panas oven yang langsung mengenai olesan juga bisa membuatnya mengering terlalu cepat tanpa menyatu dengan permukaan nastar.

Diamkan nastar sebentar setelah diolesi sebelum memanggang agar olesan lebih melekat.

Itulah pejelasan mengenai penyebab olesan nastar lepas saat dipanggang.

Baca Juga: Perbedaan Butter dan Margarin untuk Kue Kering agar Hasilnya Renyah dan Lezat