5 Perbedaan antara Tobacco Mosaic Virus dan Ebola Virus

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan perbedaan antara tobacco mosaic virus dan ebola virus adalah sebuah pertanyaan yang sering muncul pada pelajaran biologi. Pertanyaan ini ada dalam topik materi mengenai virus.
Virus adalah agen infeksi mikroskopis yang hanya dapat berkembang biak di dalam sel hidup makhluk lain, seperti hewan, tumbuhan, atau bakteri. Virus terdiri dari materi genetik (DNA atau RNA) yang dilindungi oleh lapisan protein, dan selubung lipid.
Perbedaan antara Tobacco Mosaic Virus dan Ebola Virus
Terdapat beberapa perbedaan antara Tobacco Mosaic virus dan Ebola virus. Inilah perbedaan antara Tobacco Mosaic virus dan Ebola virus berdasarkan situs britannica dan WHO.
1. Inang
Perbedaan yang pertama dapat diketahui dari inangnya. TMV atau Tobacco Mosaic virus menginfeksi tanaman, terutama tembakau dan anggota famili Solanaceae lainnya. Virus ini tidak menyerang manusia atau hewan.
Virus Ebola adalah virus zoonosis, yang berarti dapat menginfeksi hewan (seperti kelelawar dan primata) dan manusia. Virus ini menyebabkan penyakit yang parah dan sering kali fatal pada manusia yang dikenal sebagai Penyakit Virus Ebola (EVD).
2. Famili Virus
Perbedaan yang kedua dapat diketahu dari famili virus. TMV termasuk dalam genus Tobamovirus. Virus dalam genus ini memiliki ciri RNA untai tunggal (ssRNA), tetapi tidak memiliki selubung.
Virus Ebola termasuk dalam famili Filoviridae, khususnya genus Ebolavirus. Virus ini juga merupakan virus RNA untai tunggal, tetapi memiliki selubung lipid.
3. Penularan
TMV ditularkan antar tanaman melalui cara mekanis, seperti melalui peralatan yang terinfeksi, penanganan manusia, atau kontak tanaman ke tanaman. Virus ini sangat stabil dan dapat tetap menular di luar inang untuk jangka waktu yang lama.
Ebola ditularkan antar manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh (misalnya, darah, keringat, air liur) dari orang atau hewan yang terinfeksi. Virus ini menyebar lebih cepat di antara manusia dan tidak stabil di luar inang untuk waktu yang lama.
4. Gejala
TMV menyebabkan bercak menguning pada daun. Virus ini menyebabkan berkurangnya hasil panen tetapi tidak menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia.
Ebola menyebabkan gejala seperti flu, termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga kegagalan organ dalam kondisi yang lebih parah. Virus ini menyebabkan kematian.
5. Tingkat Keparahan dan Dampak
TMV dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada tanaman. Namun, virus ini tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap kesehatan manusia. TMV mempengaruhi produksi pertanian, yang menyebabkan kerugian ekonomi pada industri berbasis tanaman.
Ebola adalah virus yang sangat mematikan bagi manusia, dengan tingkat kematian berkisar antara 25% hingga 90%. Virus ini dapat membebani sistem perawatan kesehatan apabila berkembang menjadi wabah.
Perbedaan antara Tobacco Mosaic virus dan Ebola virus dapat dilihat dari inang, penularan, sistem klasifikasi pada famili hingga dampak yang ditimbulkan. Virus-virus ini dapat dicegah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. (Fia)
Baca juga: Cara Pengendalian Penyakit Bercak Daun pada Kacang Tanah dengan Efektif
