Konten dari Pengguna

6 Cara Fermentasi Rebung Bambu yang Baik dan Benar

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rebung Bambu/Pixebay/Nennieinszweidrei
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rebung Bambu/Pixebay/Nennieinszweidrei

Cara fermentasi rebung bambu adalah salah satu cara tradisional untuk mengawetkan serta meningkatkan cita rasa rebung.

Dikutip dari situs jurnal.untan.ac.id, Rebung mempunyai kandungan serat yang lebih tinggi dari beberapa sayuran tropis yang lainnya.

Selain itu dengan difermentasi dapat memperpanjang waktu simpan rebung dan juga menghasilkan cita rasa yang khas dan tekstur yang lebih lezat.

6 Cara Fermentasi Rebung Bambu

Ilustrasi Fermentasi Rebung Bmbu/Pixebay/wian

Cara fermentasi rebung bambu dengan cara yang benar akan memperoleh beberapa manfaat yaitu melancarkan pencernaan karena kaya serat, menjadi sumber probiotik yang baik untuk kesehatan usus, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Dengan melakukan cara fermentasi rebung bambu dengan baik dan benar, rebung akan lebih tahan lama, memiliki rasa yang lebih nikmat, dan memberikan manfaat kesehatan bagi pencernaan.

Berikut adalah 6 langkah mudah untuk melakukan fermentasi rebung bambu dengan baik dan benar.

1. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan

Berikut adalah beberapa bahan yang diperlukan.

  • Rebung bambu segar – 500 gram.

  • Air bersih – secukupnya untuk merendam rebung.

  • Garam – 2-3 sendok makan.

  • Toples kaca atau wadah plastik dengan tutup rapat.

  • Cabai atau daun salam (opsional) untuk menambah aroma dan rasa.

2. Mempersiapkan Rebung

Lakukan beberapa langkah berikut untuk mempersiapkan rebung.

  1. Kupas kulit luar rebung bambu hingga hanya bagian dalam yang lembut tersisa.

  2. Iris tipis atau potong sesuai selera.

  3. Rebus irisan rebung dalam air mendidih selama 10-15 menit untuk menghilangkan rasa pahit dan bakteri.

  4. Tiriskan dan biarkan rebung dingin sepenuhnya.

3. Menyiapkan Larutan Garam

Langkah berikutnya adalah larutan garam.

  • Campurkan 2-3 sendok makan garam dengan 1 liter air bersih.

  • Aduk hingga garam larut sepenuhnya. Pastikan larutan garam memiliki konsentrasi cukup untuk proses fermentasi.

4. Mengemas Rebung dalam Wadah

Berikutnya adalah kemas rebung dalam wadah dengan cara berikut ini.

  • Masukkan rebung yang sudah direbus ke dalam toples atau wadah plastik.

  • Tuangkan larutan garam hingga semua rebung terendam sepenuhnya.

  • Tambahkan cabai atau daun salam untuk menambah aroma dan rasa (opsional).

5. Proses Fermentasi

Selanjutnya adalah proses fermentasi dengan cara berikut ini.

  • Tutup toples atau wadah dengan rapat, namun jangan terlalu kencang agar gas yang dihasilkan bisa keluar.

  • Simpan di tempat sejuk dan gelap selama 3-7 hari untuk proses fermentasi optimal.

  • Buka tutup wadah setiap 1-2 hari untuk melepaskan gas yang dihasilkan selama fermentasi.

6. Memeriksa dan Menyimpan

Selanjutnya adalah memeriksa dan menyimpan hasil fermentasi dengan cara berikut ini.

  • Setelah 3-7 hari, fermentasi selesai. Rebung akan memiliki aroma khas dan rasa yang sedikit asam.

  • Jika fermentasi berjalan dengan baik, larutan akan tetap jernih tanpa lendir berlebih.

  • Simpan rebung fermentasi di lemari es untuk memperpanjang masa simpannya dan menjaga kualitasnya.

Dengan mengikuti langkah-langkah cara fermentasi rebung bambu ini akan dapat menghasilkan fermentasi rebung bambu yang baik dan sehat. (Ffh)