Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
Konten dari Pengguna
6 Cara Panen Sawi Hijau yang Benar agar Hasil Maksimal
26 September 2024 10:20 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Cara panen sawi hijau sangat memengaruhi kualitas dan kesegarannya. Panen harus dilakukan pada waktu yang tepat untuk memastikan tanaman tetap segar dan tahan lama.
ADVERTISEMENT
Teknik panen juga perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman agar hasilnya maksimal.
Cara Panen Sawi Hijau
Cara panen sawi hijau bisa dilakukan dengan beberapa metode. Berikut penjelasannya, dikutip dari doktor.pertanian.uma.ac.id.
1. Mencabut Seluruh Tanaman Beserta Akarnya
Salah satu cara panen sawi hijau adalah dengan mencabut seluruh tanaman hingga ke akarnya.
Cara ini biasanya dilakukan jika semua bagian tanaman ingin diambil sekaligus. Mencabut sawi dari akarnya juga memungkinkan panen lebih cepat, namun harus dilakukan dengan hati-hati agar daun atau batang tidak rusak.
2. Memotong Batang Tepat di Atas Permukaan Tanah
Memotong batang sawi hijau tepat di atas permukaan tanah adalah metode yang umum dilakukan saat panen.
Dengan cara ini, akar tanaman tetap berada di dalam tanah dan memungkinkan pertumbuhan tunas baru. Pemotongan harus dilakukan dengan alat yang tajam agar batang tidak tertekan dan tetap segar.
ADVERTISEMENT
3. Memetik Daun Satu Per Satu
Memetik daun sawi hijau satu per satu merupakan cara yang ideal jika ingin melakukan panen bertahap.
Dengan metode ini, hanya daun yang sudah siap dipanen yang diambil, sementara bagian tanaman lainnya tetap tumbuh. Teknik ini dapat memperpanjang masa panen, karena daun-daun baru akan terus tumbuh setelah daun yang tua dipanen.
4. Waktu Panen yang Ideal
Waktu terbaik untuk memanen sawi hijau adalah pada pagi atau sore hari, saat suhu udara tidak terlalu panas. Pada saat ini, kadar air dalam tanaman masih cukup tinggi, sehingga daun tidak cepat layu.
Selain itu, memanen pada suhu rendah dapat membantu menjaga kesegaran dan tekstur sawi.
5. Kondisi Tanaman Saat Dipanen
Sawi hijau sebaiknya dipanen setelah sekitar dua bulan masa pemeliharaan, ketika daun terbawah mulai menguning. Namun, sebaiknya panen dilakukan sebelum tanaman mulai berbunga.
ADVERTISEMENT
Jika sawi dipanen setelah berbunga, rasanya akan menjadi pahit dan tekstur daunnya kurang renyah.
6. Penyimpanan Setelah Panen
Setelah dipanen, sawi hijau sebaiknya disimpan dalam posisi berdiri dengan kondisi yang lembap. Menyiramkan sedikit air pada daun dapat membantu menjaga kesegarannya lebih lama.
Selain itu, pastikan sawi hijau sudah dicuci bersih sebelum disimpan atau dikonsumsi.
Panen yang dilakukan dengan benar akan menghasilkan sawi hijau yang segar dan berkualitas.
Oleh karena itu, penting bagi petani untuk memahami cara panen sawi hijau yang tepat agar tanaman tetap sehat dan menghasilkan hasil maksimal.
Dengan memilih waktu panen yang tepat serta metode yang sesuai, sawi hijau dapat dipanen dalam kondisi terbaik dan dapat disimpan lebih lama.
ADVERTISEMENT