Adonan Onde-Onde Tahan Berapa Lama? Ini Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Adonan onde-onde tahan berapa lama? Pertanyaan ini kerap muncul saat ingin menyiapkan adonan lebih awal sebelum digoreng.
Mengetahui daya tahan adonan sangat penting agar hasil onde-onde tetap empuk, tidak mudah retak, dan memiliki rasa yang tetap nikmat.
Lama ketahanan adonan juga dapat memengaruhi kualitas akhir, baik dari segi tekstur maupun tampilan. Jika tidak digunakan dalam waktu yang tepat, adonan bisa mengalami perubahan yang berdampak pada hasil onde-onde saat digoreng.
Adonan Onde-Onde Tahan Berapa Lama?
Adonan onde-onde tahan berapa lama? Mengutip buku Masakan & Kue Rumahan ala Dapur Manis, Rina Audie (2016), adonan onde-onde, khususnya bagian kulit yang terbuat dari tepung ketan, memiliki daya simpan yang cukup baik jika disimpan dengan cara yang benar.
Untuk penyimpanan jangka pendek, adonan dapat disimpan di lemari es (chiller) selama 7 hingga 10 hari. Namun, penting untuk meletakkannya dalam wadah kedap udara agar tidak mengering.
Adonan yang dibiarkan terbuka akan mengeras di bagian luar dan berisiko retak saat dibentuk, sehingga memengaruhi hasil akhir onde-onde.
Sementara itu, jika ingin menyimpan adonan dalam waktu yang lebih lama, proses pembekuan menjadi solusi yang efektif. Adonan onde-onde yang disimpan di freezer bisa bertahan hingga satu bulan.
Sebaiknya, adonan dibentuk menjadi bulatan terlebih dahulu sebelum dibekukan. Hal ini mempermudah proses penggunaannya kembali serta mencegah lengket satu sama lain.
Penyimpanan ideal dilakukan dalam wadah tertutup atau kantong plastik yang sudah divakum agar adonan tetap higienis dan tidak terkontaminasi aroma makanan lain di dalam freezer.
Sebelum digunakan, keluarkan adonan dari freezer dan biarkan pada suhu ruang selama 45–60 menit agar teksturnya kembali lentur. Jika ingin lebih cepat, adonan dapat diletakkan di suhu ruang sejak malam sebelumnya, lalu disimpan dalam lemari es semalaman.
Adonan onde-onde yang sudah diberi isian seperti kacang hijau tidak disarankan untuk disimpan dalam waktu lama. Isian basah cenderung lebih cepat mengalami perubahan rasa atau tekstur, dan berpotensi basi jika terlalu lama disimpan.
Karena itu, lebih baik menyimpan bagian kulitnya saja, dan mengisi adonan sesaat sebelum digoreng.
Itulah penjelasan mengenai adonan onde-onde tahan berapa lama. Dengan penyimpanan yang tepat, adonan onde-onde tetap bisa menghasilkan tekstur kenyal dan rasa enak meski tidak langsung diolah.
Baca Juga: 5 Tips Menyimpan Cireng Isi Mentah agar Tidak Cepat Basi
