Konten dari Pengguna

Apakah Tanaman Bisa Merasakan Sakit? Cek Penjelasan Menariknya di Sini

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah Tanaman Bisa Merasakan Sakit? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Igor Son
zoom-in-whitePerbesar
Apakah Tanaman Bisa Merasakan Sakit? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Igor Son

Bagi manusia dan hewan ketika terluka pasti akan merasakan sakit, hal tersebut karena manusia dan hewan memiliki sistem saraf yang bisa merasakan sakit. Lalu bagaimana dengan tanaman? Apakah tanaman bisa merasakan sakit?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penting untuk memahami terlebih dahulu megnenai bagian-bagian dari tanaman. Simak pembahasannya di sini.

Apakah Tanaman Bisa Merasakan Sakit? Ini Jawabannya

Apakah Tanaman Bisa Merasakan Sakit? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Scott Webb

Dikutip dari laman National Institutes of Health (NIH) rasa sakit merupakan salah satu hal yang disebabkan karena adanya respon dari tubuh terhadap gangguan dari luar. Rasa sakit ini bisa saja membatasi seseorang untuk melakukan berbagai kegiatan.

Lalu apakah tanaman bisa merasakan sakit? Secara biologis, tanaman tidak memiliki sistem saraf seperti manusia dan hewan yang memungkinkan mereka untuk merasakan sakit.

Namun, tanaman memiliki sistem sinyal sistemik yang memungkinkan mereka untuk merespons terhadap kerusakan atau ancaman.

Misalnya, ketika daun tanaman digerogoti oleh ulat, tanaman tersebut dapat mengeluarkan glutamat yang memicu peningkatan kalsium di seluruh bagian tanaman, yang kemudian mengaktifkan sistem pertahanan tanaman.

Selain itu, beberapa tanaman juga mampu melepaskan senyawa organik yang mudah menguap untuk mengusir musuh atau mengundang hewan lain yang dapat memangsa musuh tersebut. Contohnya, tanaman kapas yang diserang oleh ulat atau ngengat akan mengeluarkan senyawa yang menarik perhatian tawon, pemangsa alami dari ulat dan ngengat tersebut.

Meskipun tanaman tidak merasakan sakit dalam arti yang sama dengan manusia dan hewan, mereka memiliki cara unik untuk mendeteksi dan merespons terhadap kerusakan. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman memiliki tingkat kesadaran terhadap lingkungan mereka yang lebih kompleks daripada yang sering kita pahami.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami sepenuhnya bagaimana tanaman berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka dan bagaimana mereka merespons terhadap berbagai jenis stimulus.

Baca juga: 3 Hama Penyakit Tanaman Kakao beserta Cara Mengatasinya

Jadi, apakah tanaman bisa merasakan sakit? Jawabannya adalah tidak . Karena tanaman berbeda dengan manusia dan hewan yang memiliki sistem saraf. (WWN)