Begini Cara Mengawinkan Kelinci yang Benar

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak hanya manusia saja, hewan juga harus berkembang biar agar mendapatkan keturunan. Salah satu contohnya adalah kelinci. Agar hewan imut satu ini dapat berkembangbiak dengan baik, tentu sang pemilik perlu tahu cara mengawinkan kelinci peliharaannya dengan kelinci lain.
Sebelum membahas cara mengawinkan kelinci peliharaanmu dengan benar, tak ada salahnya kamu terlebih dahulu mengetahui beberapa fakta unik tentang kelinci.
Fakta Unik tentang Kelinci
Dikutip dari situs Mammal, kelinci adalah hewang yang memiliki telinga dan kaki belakang yang panjang. Kelinci memiliki ukuran sebesar 40 cm dan berat yang bisa mencapai 2 kg. Biasanya jantan lebih berat dari betina.
Kelinci termasuk hewan yang tidak hidup lama. Biasanya mereka hanya bertahan hidup selama kurang lebih 3 tahun. Bahkan, lebih dari 90% kelinci meninggal pada tahun pertama kehidupan. Kebanyakan meninggal dalam umur 3 bulan.
Walaupun begitu, badan dan wajahnya yang imut membuat banyak orang tetap menjadikan kelinci sebagai hewan peliharaan favorit.
Nah, agar kelinci kamu berkembangbiak, simak ulasan cara mengawinkan kelinci yang benar berikut.
Cara Mengawinkan Kelinci yang Benar
1. Siapkan Kandang
Langkah pertama untuk mengawinkan kelinci jantan dan betina adalah menyiapkan kandang. Perhatikan beberapa faktor seperti jarak, besar, dan jenis kandang.
Jauhkan kelinci dari paparan sinar matahari langsung, begitu juga dengan hujan. Pastikan kandang kelinci berada di tempat yang terlindungi.
Untuk ukuran, pilihlah ukuran yang tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Bagusnya, satu kandang kelinci memiliki lebar tiga kali lebih besar dari ukuran kelinci.
2. Pemilihan Induk
Jika ingin mengawinkan kelinci, pilihlah kelinci jantan dan betina yang sehat, tidak mempunyai penyakit atau cacat, matanya bersih, tidak sering sakit-sakitan, bulunya cerah dan tidak terlihat kusam, serta memiliki fertilitas tinggi. Induk dengan ciri seperti ini sangat bagus untuk dikembangbiakkan.
3. Kawinkan Mereka
Terakhir, kawinkan kelinci jantan dan kelinci betinamu. Langkah pertama, masukkan mereka ke dalam kandang khusus atau kandang yang kosong.
Namun sebaiknya, masukkan kelinci betina ke kandang kelinci jantan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri kelinci jantan karena merasa mendominasi kandang.
Lalu tunggu beberapa saat. Jika kelinci jantan sudah mulai menaiki kelinci betina, bisa dipastikan proses kawin akan terjadi, tunggulah kurang lebih sekama 5 menit. Setelah itu angkat kelinci jantan dari betina.
Langkah selanjutnya, keluarkan kelinci betina dari kandang dan biarkan mereka istirahat selama 15 menit. Setelah itu, masukkan lagi betina ke dalam kandang.
Namun perlu diingat untuk memperhatikan tingkah laku mereka. Kelinci betina akan menghindar jika mereka sudah tidak ingin kawin. Maka kamu harus segera mengeluarkan si betina.
Nah, itulah dia cara mengawinkan kelinci jantan dan betina yang benar. Semoga bermanfaat, ya! (RAF)
