Benang Rajut Polycherry Cocok untuk Apa? Ini Jawabannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proses merajut membutuhkan alat dan bahan khusus agar bisa memperoleh hasil terbaik, salah satunya benang rajut polycherry.
Jenis benang rajut tersebut banyak digunakan oleh pemula karena mempunyai karakteristik khusus. Lalu benang rajut polycherry cocok untuk apa? Simak pembahasannya di sini.
Karakteristik Benang Rajut Polycherry
Aloysius Fernandi dalam buku berjudul Panduan Merajut yang Mudah dan Praktis di Rumah menjelaskan bahwa saat merajut ada berbagai jenis jarum rajut dan jenis benang rajut yang digunakan.
Tiap jenis benang rajut dapat menghasilkan rajutan yang beragam. Salah satu pilihan benang rajut yang sering digunakan adalah polycherry.
Jenis benang rajut ini banyak disukai karena memiliki berbagai karakteristik khusus, di antaranya:
Menghasilkan rajutan yang kuat
Memiliki varian warna beragam
Mudah terurai.
Tekstur lebih halus
Terbuat dari bahan dasar polyester
Benang rajut polycherry banyak digunakan untuk membuat tas, dompet, sepatu, aksesoris, dan pompom.
Harga benang rajut polycherry terbilang cukup murah, yakni Rp 11 ribuan per gulungnya. Pada satu gulung benang rajut polycherry mempunyai berat kurang lebih 100 gr dan panjangnya kurang lebih 255 m.
Ada dua jenis benang rajut polycherry, yakni benang rajut polycherry onitsuga dan polycherry glitter.
Polycherry onitsuga terkenal dengan bahannya yang kokoh dibandingkan dengan milk cotton. Benang rajut ini banyak digunakan untuk membuat aneka jenis tas.
Selanjutnya benang rajut polycherry glitter hampir mirip dengan benang rajut polycherry namun benang ini ada glitter yang membuat benang semakin cantik.
Istilah dalam Merajut
Sebelum menggunakan benang rajut polycherry untuk merajut, penting untuk mengatahui berbagai istilah merajut agar tidak bingung dalam menerapkannya. Berikut penjelasannya.
1. Chain atau tusuk rantai
Teknik membuat rantai sebagai dasar sebelum merajut. Panjang rantai disesuaikan dengan bahan yang ingin dibuat.
2. Slip knot
Simpul awal yang harus dibuat sebelum mulai merajut.
3. Double crochet atau teks ganda
Biasanya digunakan untuk membuat dompet, tas, maupun sweater.
4. Single crochet atau tusuk tunggal
Teknik ini digunakan untuk membuat rajutan rapat. Tusuk tunggal tersebut kerap digunakan biasanya untuk amigurumi (teknik merajut benda-benda kecil).
Itulah penjelasan tentang benang rajut polycherry yang menarik untuk diketahui. (eK)
