Konten dari Pengguna

Birahi Kucing Jantan Berapa Lama? Ini Faktanya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kucing jantan birahi. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing jantan birahi. Sumber foto: Unsplash

Birahi pada kucing jantan merupakan kondisi di mana ia telah memasuki periode estrus atau musim kawin. Hal ini kerap kali membuat kucing mengalami penurunan produktivitas.

Lantas, durasi birahi kucing jantan berapa lama berlangsung? Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasannya di sini.

Birahi Kucing Jantan Berapa Lama?

Ilustrasi kucing jantan. Sumber foto: Unsplash

Siklus birahi atau bisa disebut musim kawin merupakan salah satu fase yang paling ditunggu oleh sebagian pemilik kucing. Sebab, tahap ini bisa membantu individu untuk mendapatkan kucing anakan baru.

Dikutip dari Majalah Cat And Dog Edisi 5, siklus birahi pada kucing biasanya dimulai saat umur 5 bulan. Namun, beberapa kucing ada juga yang mulai birahi ketika memasuki umur 7-10 bulan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hal ini tergantung dari jenis dan kondisi mereka.

Sementara untuk durasinya, setiap kucing memiliki waktu yang berbeda-beda. Biasanya, kucing betina adalah 4 sampai 7 hari. Sementara, kucing jantan berkisar antara 2-19 hari. Durasi ini juga berbeda-beda, sesuai dengan kondisi mental dan lingkungan.

Ciri-Ciri Kucing Jantan Birahi

Selama birahi, kucing jantan akan menunjukkan sejumlah perilaku aneh. Umumnya, hal ini dilakukan untuk menarik perhatian kucing betina.

Berikut adalah sejumlah tanda kucing jantan mengalami birahi yang perlu diperhatikan pemiliknya.

1. Lebih Agresif

Kucing jantan yang sedang mengalami over birahi biasanya akan menjadi sangat agresif, terutama pada jantan lainnya. Mereka tidak akan segan untuk menyerang dan melindungi wilayahnya. Tujuannya tentu untuk menunjukkan dominasi dan kekuatan.

2. Buang Air Sembarangan

Kucing jantan juga akan lebih sering buang air kecil sembarang di berbagai tempat. Hal ini dilakukan untuk menandai suatu wilayah kekuasaannya. Perlu dipahami, setiap kucing memang memiliki bau yang khas dan berbeda-beda.

3. Sering Mengeong

Jika sedang birahi, kucing jantan akan jauh lebih semangat dan mengeong dengan keras. Aktivitas ini dilakukan untuk menarik perhatian kucing betina yang ada di wilayahnya.

4. Gelisah

Terakhir, kucing jantan akan menunjukkan perilaku gelisah dan suka mondar-mandir. Tentunya, hal ini dilakukan untuk mencari atau menemukan kucing betina di wilayah mereka.

Itulah penjelasan mengenai berapa lama durasi birahi pada kucing jantan dan ciri yang ditunjukkan. (RN)