Konten dari Pengguna

Cara agar Tanaman Padi Tidak Mudah Roboh Sebelum Panen

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara agar Tanaman Padi Tidak Mudah Roboh, Foto: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara agar Tanaman Padi Tidak Mudah Roboh, Foto: Pexels/Pixabay

Menanam dan merawat tanaman padi memang terlihat mudah. Tetapi, untuk membuatnya berhasil panen, ada teknik merawatnya tersendir. Contohnya saja, tata cara agar tanaman padi tidak mudah roboh sebelum panen.

Mengutip dari Jenis-Jenis Padi, Pemerintah Provinsi Lampung, (2019), dalam situs dinastph.lampungprov.go.id, padi sendiri adalah salah satu makanan pokok paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia.

Padi, dengan nama ilmiah Oryza sativa L. adalah tanaman yang dibudidaya, meski ada juga yang merupakan padi liar. Padi sendiri diduga dimulai dari India atau Indocina, namun dibudidayakan di Indonesia sekitar 1500 SM.

Cara agar Tanaman Padi Tidak Mudah Roboh Sebelum Panen

Ilustrasi Cara agar Tanaman Padi Tidak Mudah Roboh, Foto: Pexels/Rattasat

Cara agar tanaman padi tidak mudah roboh sebelum panen perlu diketahui agar tanaman ini bisa berhasil panen. Mengutip dari Cegah Rebah pada Tanaman Padi, (2019), dalam situs distanak.beraukab.go.id, inilah tata caranya:

  1. Tanam jenis varietas padi yang tidak tinggi atau tahan terhadap genangan.

  2. Lakukan pemupukan yang berimbang sesuai rekomendasi tanah atau dengan mengurangi penggunaan jenis unsur N (urea). Sebab, jenis unsur tersebut akan mengakibatkan pertumbuhan menjadi lebat dan tanaman terlalu gemuk.

  3. Gunakan pupuk ZA atau NPK karena jenis pupuk tersebut bisa memperkuat batang tanaman.

  4. Lakukan pengaturan pengairan dengan tidak digenangi secara terus menerus karena akan berakibat batang padi menjadi mudah busuk atau kadang lahan dikeringkan.

  5. Penggunaan pupuk organik. Penggunaan pupuk berbahan organik sangat diperlukan tanaman, selain untuk pertumbuhan tanaman seperti akar, batang dan daun, kebutuhan nutrisi mikro yang terdapat pada bahan organik sangat dibutuhkan tanaman untuk memperkuat batang padi.

  6. Gunakan metode tanam jajar legowo maka jumlah rumpun padi dapat meningkat sehingga membuat tanaman padi menjadi lebih kokoh jika ditiup angin.

  7. Apabila perlakuan pemupukan sudah terkontrol dan berimbang tanaman padi masih terlalu gemuk, metode terakhir adalah pemotongan daun bagian atas.

  8. Pemotongan daun dilakukan dengan memotong ujung daun kurang lebih 10-15 cm pada saat tanaman padi berumur 45-50 hari setelah tanam, jangan sampai lebih karena bisa mengganggu pembentukan malai.

  9. Pemotongan bertujuan untuk mengurangi jumlah daun dan mengurangi beban yang ditopang batang padi terutama pada saat musim hujan.

Itulah tata cara agar tanaman padi tidak mudah roboh sebelum panen. Tanaman padi yang mudah roboh ini harus langsung diantisipasi. Apabila hal ini tidak diantisipasi, maka akan terjadi kerugian yang lebih besar. (IF)

Baca juga: Cara Pemuliaan Tanaman Padi untuk Hasilnya Memuaskan