Konten dari Pengguna

Cara Belajar Coding untuk Data Science yang Harus Diketahui Pemula

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara belajar coding untuk data science. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara belajar coding untuk data science. Foto: Pixabay

Kendati tidak mudah, ternyata coding tetap dapat dipelajari secara otodidak. Coding adalah langkah pemrograman dengan menuliskan kode maupun script menggunakan bahasa pemrograman. Tujuannya agar komputer memahamai perintah atau apa yang harus dikerjakan untuk kita.

Setiap kode yang ditulis akan membantu komputer dalam memahami perintah serta melakukan operasi berdasarkan perintah tersebut.

Terdapat aturan sintaks harus diperhatikan ketika menulis kode saat melakukan coding. Lebih jelasnya, berikut adalah cara belajar coding untuk data science yang harus diketahui.

Cara Belajar Coding untuk Data Science dan Ragam Bahasa Pemrogramannya

Ilustrasi cara belajar coding untuk data science. Foto: Pixabay

Untuk sampai pada level mahir, dibutuhkan waktu bertahun-tahun mempelajari coding.

Dikutip dari Data Science Dengan Python GUI Untuk Programmer oleh Vivian Siahaan dan Rismon Hasiholan Sianipar, disebutkan bahwa dasar-dasar pemrograman adalah Python GUI dengan PyQ5.

Phyton data science merupakan salah satu bahasa pemrograman yang populer dan umum dipakai para ilmuwan untuk membangun model atau membuat visualisasi. Lalu, bagaimana cara belajar coding untuk data science? Berikut penjelasannya.

1. Tips Belajar Coding Otodidak

Meskipun memerlukan waktu yang tidak sebentar, coding tetap dapat dipelajari secara otodidak. Hal pertama yang harus dilakukan sewaktu hendak belajar coding adalah menentukan bahasa pemrograman yang diinginkan. Bagi pemula dapat mengawali dengan mempelajari bahasa pemrograman Phyton.

Selanjutnya, pelajari dasar-dasar bahasa pemrograman di internet dan praktikkan terus menerus.

Tak lupa pahami tools pendukungnya sebagai alat untuk memproses hingga memvisualisasikan data. Tools yang biasa dipakai untuk analisa data science misalnya Jupyter Notebook, Phyton Package, Github, hingga MYSQL.

2. Berbagai Jenis Bahasa Pemrograman untuk Data Science

Jenis-jenis bahasa pemrograman untuk data science antara lain:

  • Python Language: Salah satu bahasa pemrograman terpopuler yang kerap digunakan para data scientist hingga pengembangan software maupun website.

  • SQL: Bahasa pemrograman yang berfungsi untuk mencari sekumpulan data bervolume besar.

  • R Language: Bahasa yang open source ini bisa dipakai oleh semua orang dan cocok untuk data dengan volume besar serta kompleks.

  • Julia Language: Bahasa pemrograman yang berguna untuk perhitungan serta analisis numerik.

  • MATLAB: Bahasa pemrograman yang fungsinya serupa dengan Julia yaitu digunakan untuk perhitungan statistika serta matematika.

Demikian cara belajar coding untuk data science yang harus dipahami oleh pemula. Meski tak mudah, coding tetap dapat dipelajari secara otodidak asal tekun dan memiliki kemauan kuat. (DN)