Cara Budidaya Jamur Barat Secara Tradisional yang Mudah!

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara budidaya jamur barat dapat dilakukan secara tradisional untuk menghasilkan produk yang berkualitas.
Dikutip dari buku Budi Daya Jamur, ada banyak jenis jamur yang dapat dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek racun. Mulai dari jamur kuping, merang, tiram, shitake, champignon, sampai jamur barat.
Lantas, bagaimana cara budidaya jamur barat secara tradisional yang mudah diterapkan?
Cara Budidaya Jamur Barat Secara Tradisional
Berikut ini cara budidaya jamur barat yang dapat dilakukan secara tradisional:
1. Media Tanam
Langkah pertama yang dapat dilakukan dalam budidaya jamur barat adalah dengan mempersiapkan media tanam yang sesuai. Tanpa adanya media tanam, tentu jamur tidak bisa bertumbuh dengan baik.
Pembuatan media tanam bagi jamur barat sedikit berbeda dari jenis jamur lainnya. Jika umumnya tanaman jamur memakai media serbuk kayu, maka budidaya jamur barat dilakukan dengan media tanam berupa tanah.
2. Bibit Jamur
Selain media tanam, bibit jamur barat juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Bibit yang dipilih harus berkualitas. Adapun kriteria bibit unggul tanaman jamur barat yakni:
Bagian miselium mengkilap dan berwarna putih cerah
Tidak terkontaminasi warna lain
Masa kadaluwarsa masih jauh sejak tanggal ditanam
Bibit bisa menghasilkan produktivitas tinggi
Bibit berasal dari penangkar bibit terpercaya
Simpan bibit di tempat sejuk atau dalam lemari pendingin
3. Penanaman Bibit
Cara budidaya jamur barat berikutnya adalah menanam bibit, yaitu inokulasi. Inokulasi dilakukan menggunakan metode steril di sebuah ruangan khusus. Cara tersebut dilakukan supaya mendapatkan hasil bagus serta tidak terkontaminasi.
Pemilik harus memastikan ruang tanam jamur barat berada dalam kondisi steril dan bersih dengan menyemprotkan alkohol 70%.
4. Penyiraman
Apabila proses inkubasi sudah selesai, maka baglog dapat dipindah ke dalam kumbung. Agar pertumbuhan dan perkembangan jamur berjalan lancar serta menghasilkan panen optimal, pemilik harus melakukan penyiraman teratur.
Penyiraman dilakukan untuk menjaga kondisi kelembaban ruangan dengan menyiram jamur barat setiap pagi dan sore hari. Pemilik dapat menggunakan selang dengan bagian ujung diberi nozzle.
Itulah sekilas uraian mengenai cara budidaya jamur barat secara tradisional.(LAU)
