Konten dari Pengguna

Cara Budidaya Jamur Barat Secara Tradisional yang Mudah!

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Budidaya Jamur Barat. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Budidaya Jamur Barat. Sumber: Unsplash

Cara budidaya jamur barat dapat dilakukan secara tradisional untuk menghasilkan produk yang berkualitas.

Dikutip dari buku Budi Daya Jamur, ada banyak jenis jamur yang dapat dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek racun. Mulai dari jamur kuping, merang, tiram, shitake, champignon, sampai jamur barat.

Lantas, bagaimana cara budidaya jamur barat secara tradisional yang mudah diterapkan?

Cara Budidaya Jamur Barat Secara Tradisional

Ilustrasi Cara Budidaya Jamur Barat. Sumber: Unsplash

Berikut ini cara budidaya jamur barat yang dapat dilakukan secara tradisional:

1. Media Tanam

Langkah pertama yang dapat dilakukan dalam budidaya jamur barat adalah dengan mempersiapkan media tanam yang sesuai. Tanpa adanya media tanam, tentu jamur tidak bisa bertumbuh dengan baik.

Pembuatan media tanam bagi jamur barat sedikit berbeda dari jenis jamur lainnya. Jika umumnya tanaman jamur memakai media serbuk kayu, maka budidaya jamur barat dilakukan dengan media tanam berupa tanah.

2. Bibit Jamur

Selain media tanam, bibit jamur barat juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Bibit yang dipilih harus berkualitas. Adapun kriteria bibit unggul tanaman jamur barat yakni:

  • Bagian miselium mengkilap dan berwarna putih cerah

  • Tidak terkontaminasi warna lain

  • Masa kadaluwarsa masih jauh sejak tanggal ditanam

  • Bibit bisa menghasilkan produktivitas tinggi

  • Bibit berasal dari penangkar bibit terpercaya

  • Simpan bibit di tempat sejuk atau dalam lemari pendingin

3. Penanaman Bibit

Cara budidaya jamur barat berikutnya adalah menanam bibit, yaitu inokulasi. Inokulasi dilakukan menggunakan metode steril di sebuah ruangan khusus. Cara tersebut dilakukan supaya mendapatkan hasil bagus serta tidak terkontaminasi.

Pemilik harus memastikan ruang tanam jamur barat berada dalam kondisi steril dan bersih dengan menyemprotkan alkohol 70%.

4. Penyiraman

Apabila proses inkubasi sudah selesai, maka baglog dapat dipindah ke dalam kumbung. Agar pertumbuhan dan perkembangan jamur berjalan lancar serta menghasilkan panen optimal, pemilik harus melakukan penyiraman teratur.

Penyiraman dilakukan untuk menjaga kondisi kelembaban ruangan dengan menyiram jamur barat setiap pagi dan sore hari. Pemilik dapat menggunakan selang dengan bagian ujung diberi nozzle.

Itulah sekilas uraian mengenai cara budidaya jamur barat secara tradisional.(LAU)