Konten dari Pengguna

Cara Cangkok Tanaman Hias yang Mudah Diikuti

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara cangkok tanaman hias. Pexels/Anna M.W.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara cangkok tanaman hias. Pexels/Anna M.W.

Banyak pencinta tanaman yang tertarik memperbanyak koleksinya dengan metode cangkok. Cara cangkok tanaman hias tidak hanya efektif untuk memperbanyak tanaman, tetapi juga menjaga kualitas tanaman induk agar tetap baik.

Cangkok tanaman hias menjadi solusi bagi pecinta tanaman yang ingin hasil cepat dan berkualitas. Selain itu, metode ini juga bisa diterapkan pada berbagai jenis tanaman, termasuk tanaman hias favorit seperti bougainville dan aglaonema.

Mengutip dari bbppkupang.bppsdmp.pertanian.go.id, proses cangkok memungkinkan tanaman baru memiliki akar yang kuat sebelum dipisahkan dari induknya. Hal ini mengurangi risiko gagal tumbuh dan memperbesar peluang keberhasilan cangkok.

Langkah-Langkah Cara Cangkok Tanaman Hias

Ilustrasi cara cangkok tanaman hias. Pexels/Irina Iriser.

Ada beberapa cara cangkok tanaman hias yang dapat diikuti berikut ini.

1. Persiapan alat dan bahan

Siapkan pisau tajam, plastik pembungkus, tanah atau media tanam khusus, dan tali pengikat. Pisau yang tajam akan memudahkan dalam membuat sayatan pada batang tanaman, sementara media tanam berfungsi untuk menumbuhkan akar.

2. Memilih batang yang sehat

Pilih batang yang sehat dan cukup besar agar tanaman baru bisa tumbuh optimal. Batang ini biasanya berumur setidaknya satu tahun dan tidak mengalami tanda-tanda kerusakan.

3. Menyayat batang tanaman

Sayat batang tanaman dengan hati-hati menggunakan pisau kurang lebih sekitar 1-2 cm dari bagian tengah batang. Sayat sampai bagian kulit luar terkelupas. Pastikan sayatan tidak terlalu dalam agar batang tidak terluka terlalu parah.

4. Menempelkan media tanam pada sayatan

Bungkus area sayatan dengan tanah atau media tanam, lalu lapisi dengan plastik. Pastikan media tanam menempel kuat pada batang dan ikat plastik agar media tidak terlepas.

5. Merawat dan memantau cangkokan

Siram media secara teratur untuk menjaga kelembapan, tetapi jangan terlalu basah. Setelah beberapa minggu, akar akan mulai muncul dan cangkokan siap dipindahkan ke pot baru.

Cangkok tanaman hias memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah tanaman baru yang tumbuh lebih cepat karena sudah memiliki akar.

Metode ini juga memungkinkan pembudidaya memperbanyak tanaman favorit tanpa mengurangi kualitas tanaman induk.

Dengan mengetahui cara cangkok tanaman hias yang benar, siapa pun bisa menambah koleksi tanaman hias tanpa perlu membeli tanaman baru. (Nasrudin)

Baca Juga: Cara Cangkok Jambu Jamaika agar Cepat Berbuah