Konten dari Pengguna

Cara Fermentasi Bawang Lanang untuk Kekebalan Tubuh

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara fermentasi bawang lanang, Pexels/Cats Coming
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara fermentasi bawang lanang, Pexels/Cats Coming

Cara fermentasi bawang lanang adalah sebuah tips yang dapat digunakan untuk menjaga kekebalan tubuh. Di tengah upaya menjaga kesehatan tubuh, bahan-bahan alami sering menjadi pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Bawang lanang atau bawang putih tunggal dikenal kaya akan manfaat kesehatan. Bawang ini mengandung senyawa allicin dan antioksidan yang berperan penting dalam memperkuat sistem imun.

Cara Fermentasi Bawang Lanang

Ilustrasi cara fermentasi bawang lanang, Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Terdapat berbagai metode fermentasi bawang lanang. Inilah cara fermentasi bawang lanang untuk menjaga kekebalan tubuh berdasarkan tayangan YouTube yang berjudul Membuat Fermentasi Bawang Putih Tunggal dengan Madu dan Manfaatnya dari Tawlin G.

1. Mempersiapkan Alat dan Bahan

Tahap pertama adalah mempersiapkan alat dan bahan. Tahap ini Berikut adalah alat dan bahan yang diperlukan untuk fermentasi bawang lanang.

  1. Bawang lanang

  2. Toples kaca

  3. Madu

  4. Pisau

2. Mengupas Bawang

Tahap kedua adalah mengupas bawang lanang. Proses ini dapat dilakukan menggunakan pisau. Kupas bawang secara teliti agar memperoleh hasil yang baik.

3. Membersihkan Bawang

Tahap ketiga adalah membersihkan bawang. Cuci bawang yang sudah dikupas menggunakan air yang mengalir. Setelah di cuci, keringkan bawang dengan cara ditiriskan dan diangin-anginkan agar air yang masih tersisa benar-benar kering.

4. Proses Fermentasi

Tahap keempat adalah proses fermentasi. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan saat proses fermentasi.

  1. Masukkan semua bawang yang sudah kering ke dalam toples kaca yang sudah disiapkan.

  2. Masukkan madu sampai bawang lanang terendam.

  3. Tutup rapat toples kaca.

  4. Buka toples sesekali untuk membuang gas hasil fermentasi jika tutup mulai menggembung.

  5. Biarkan kurang lebih selama satu bulan atau empat minggu.

  6. Simpan pada suhu ruang, di tempat yang terlindung, dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.

5. Setelah Fermentasi

Bawang lanang yang telah melalui proses fermentasi akan memiliki ciri-ciri khusus yang bisa dideteksi. Berikut adalah ciri bawang lanang yang sudah terfermentasi

  1. Bawang lanang tetap utuh, terlihat bagus, dan tidak tumbuh jamur.

  2. Aroma dari bawang lanang sudah sangat berkurang.

  3. Bawang lanang yang matang dari proses fermentasi terasa seperti kacang.

  4. Tekstur bawang lanang tidak keras seperti sebelum proses fermentasi.

Cara fermentasi bawang lanang dapat dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing. Bawang lanang yang sudah difermentasi bisa dikonsumsi pada waktu pagi dan malam hari untuk pengobatan. (Fia)

Baca juga: Cara Fermentasi Belimbing Wuluh untuk Manfaat Kesehatan