Cara Fermentasi Bawang Putih Tunggal dengan Madu

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara fermentasi bawang putih tunggal dengan madu adalah metode alami yang populer untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
Dikutip dari situs unusa.ac.id, Salah satu jenis bawang putih yang mulai banyak digunakana adalah bawang putih tunggal, yang sering dikenal sebagai bawang lanang.
Kombinasi dua bahan ini menciptakan ramuan yang kaya akan nutrisi dan senyawa aktif yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Tidak hanya mudah dibuat, proses fermentasi ini juga dapat dilakukan sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana.
Cara Fermentasi Bawang Putih Tunggal dengan Madu
Cara fermentasi bawang putih tunggal dengan madu adalah cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk mendukung kesehatan tubuh.
Dengan mengikuti cara fermentasi bawang putih tunggal dengan madu dengan baik dan benar maka dapat dihasilkan ramuan alami yang efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah, dan menjaga kesehatan jantung.
Berikut adalah langkah-langkah cara fermentasi bawang putih tunggal dengan madu dan berbagai manfaatnya untuk kesehatan.
1. Siapkan Bahan - Bahan yang dibutuhkan
Sebelum melakukan fermentasi, siapkan bahan-bahan yaitu 200 gram bawang putih tunggal, 300 ml madu murni, dan toples kaca dengan penutup rapat
2. Membersihkan Bawang Putih
Kupas kulit bawang putih tunggal hingga bersih dan cuci dengan air bersih kemudian keringkan dengan tisu atau kain bersih.
3. Menyiapkan Toples Kaca
Pastikan toples kaca dalam keadaan steril dengan mencucinya menggunakan air panas kemudian keringkan toples secara menyeluruh sebelum digunakan.
4. Memasukkan Bawang Putih ke dalam Toples
Masukkan bawang putih tunggal yang sudah dikupas ke dalam toples kaca.
5. Menuangkan Madu
Tuangkan madu murni ke dalam toples hingga bawang putih terendam seluruhnya dan pastikan tidak ada gelembung udara yang terperangkap di dalam toples.
6. Proses Fermentasi
Tutup rapat toples kaca dan simpan di tempat sejuk serta terhindar dari sinar matahari langsung. Biarkan selama 7-14 hari untuk proses fermentasi. Setiap beberapa hari, buka tutup toples untuk melepaskan gas hasil fermentasi.
6. Penyimpanan dan Konsumsi
Setelah fermentasi selesai, simpan di kulkas atau tempat sejuk agar lebih tahan lama, kemudian bisa dikonsumsi 1-2 siung bawang putih fermentasi setiap pagi untuk manfaat optimal.
Dengan mengikuti cara fermentasi bawang putih tunggal dengan madu di atas akan bisa membuat ramuan alami yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. (Ffh)
