Cara Fermentasi Sayuran dengan Tepat dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara fermentasi sayuran tentunya harus menggunakan tahapan dan teknik yang tepat, agar hasil fermentasi yang dihasilkan dapat memiliki kandungan manfaat yang baik.
Fermentasi sayuran juga memiliki manfaat utama seperti dapat mengurangi jumlah sampah makanan, meningkatkan kesehatan tubuh dan usus, dan dapat meningkatkan nilai gizi makanan.
Cara Fermentasi Sayuran
Dikutip dari situs cordonbleu.edu terdapat tiga penerapan untuk cara fermentasi sayuran dengan tepat.
1. Penggaraman Kering
Aduklah sayuran dengan garam dan biarkan garam menyerap cairan dari sayuran. Dalam metode ini, jumlah garam yang biasa digunakan adalah sekitar 1 sendok makan untuk setiap 680 gram sayuran.
Penggunaan garam untuk fermentasi sayuran tentunya dapat menstabilkan lingkungan dan bakteri secara efektif. Namun, teknik fermentasi ini umumnya digunakan untuk fermentasi asinan kubis.
2. Pra-penggaraman
Campurlah air garam dengan melarutkan garam ke dalam air, lalu rendam sayuran tersebut di dalam air garam.
Kemudian, tiriskan air garam dan padatkan sayuran untuk mendorong cairan keluar dari sayuran dan menutupi sayuran selama proses fermentasi.
Penggunaan air garam 4 sendok makan ini rupanya dapat menjadikan proses fermentasi yang lebih kuat pada sayuran.
3. Pengasinan
Campurkan air garam dan air, lalu rendam sayuran dalam air garam tersebut. Metode fermentasi ini umumnya digunakan untuk membuat sayuran acar dan disarankan penggunaan air garam yaitu sebanyak 1,5 persen hingga 5 persen.
Teknik fermentasi yang sering digunakan ini rupanya tidak dapat dipadatkan, sehingga tidak cocok untuk jenis sayuran asparagus, kacang hijau, dan cabai jalapeno.
Demikian merupakan cara fermentasi sayuran dengan benar. Untuk manfaat fermentasi sayuran bagi kesehatan tubuh tentunya memiliki banyak kandungan yang baik.
Bahkan tak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, tetapi juga ramah lingkungan, sehingga proses fermentasi sayuran ini dapat menjadi metode yang tepat sebagai keterampilan bagi setiap orang.
Nilai kandungan gizi makanan dalam fermentasi sayuran rupanya dapat membantu kemampuan tubuh manusia untuk menyerap vitamin dan mineral lebih banyak. Selain itu, fermentasi sayuran juga memiliki kandungan bakteri dan enzim yang baik dalam makanan. (Sis)
Baca juga: Cara Fermentasi Pupuk Naturagen untuk Padi yang Benar
