Cara Melunakkan Bihun dengan Benar agar Tidak Menggumpal

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bihun adalah makanan yang banyak digemari masyarakat. Bahkan, bihun ini sudah menjadi bagian dari makanan pokok. Bagi yang ingin mengolah bihun, ketahuilah tata cara melunakkan bihun dengan benar agar tidak menggumpal.
Mengutip dari situs ugmpress.ugm.ac.id, mi, bihun, dan sohun adalah macam olahan pangan dari bahan dasar, masing-masing terigu, beras atau jagung, dan pati.
Bihun, yang juga disebut mi beras atau rice vermicelli, merupakan makanan khas yang berasal dari Tiongkok dan telah dikenal luas di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia.
Cara Melunakkan Bihun dengan Benar
Melunakkan bihun caranya cukup mudah. Mengutip dari situs hot-thai-kitchen.com, cara melunakkan bihun dengan benar yaitu hanya perlu direndam sampai benar-benar terhidrasi sebelum ditumis atau direbus untuk diolah.
Alasan merendamnya saja daripada merebus adalah karena bihun mudah sekali terlalu matang. Perendaman memungkinkan bihun terhidrasi secara merata.
Jadi, saat memasak bihun nanti panas dari panci akan menggunakan air yang sudah ada di dalam bihun. Hal ini menghasilkan kematangan yang merata di dalam dan luar, dan sangat kecil kemungkinan untuk terlalu matang.
Rendam bihun dalam air pada suhu ruang. Perlu diingat bahwa lama perendaman bisa berbeda-beda tergantung merek. Berikut ini panduan umumnya:
Bihun beras: 5-15 menit, tergantung mereknya. Merek Wai Wai lebih kecil dan hanya butuh waktu 5 menit, sedangkan Erawant butuh waktu hingga 15 menit.
Ukuran kecil: 20-30 menit.
Ukuran sedang: 50-60 menit.
Masih mengutip dari situs hot-thai-kitchen.com, bihun yang telah direndam sepenuhnya akan terkulai seluruhnya saat diangkat dan tidak lagi mempertahankan bentuk aslinya sama sekali.
Setelah direndam, bihun siap dimasukkan ke dalam panci. Umumnya, bihun akan membutuhkan sedikit cairan tambahan.
Namun, jumlah cairannya tergantung pada seberapa banyak cairan yang sudah ada di dalam saus, seberapa penuh panci, seberapa tinggi panas yang digunakan, dan lain-lain.
Disarankan untuk mengikuti resep yang terpercaya sebelum menambahkan jumlah cairan yang tepat untuk hidangan tersebut. Dan jika ragu, tambahkan lebih sedikit air, lalu cicipi dan tambahkan lagi sesuai kebutuhan.
Bihun akan hancur karena spatula memotongnya menjadi potongan-potongan kecil saat mengaduknya.
Setelah memasukkan bihun ke dalam panci, terutama bihun segar yang lembut, jangan gunakan spatula dan mengaduknya sembarangan yang dapat menyebabkan tepi spatula memotong bihun.
Demikianlah tata cara melunakkan bihun dengan benar agar tidak menggumpal. Untuk mengaduk bihun agar tidak menggumpal dan terpotong, caranya gunakan gerakan membalik atau dorong bihun dari tepi ke dalam. (IF)
Baca juga: Cara Merebus Mie untuk Bakso agar Tidak Terlalu Lembek
