Konten dari Pengguna

Cara Memarut Labu Siam untuk Hasil yang Memuaskan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara memarut labu siam, foto: unsplash/Randy Fath
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara memarut labu siam, foto: unsplash/Randy Fath

Sebelum mengolah labu siam, penting untuk memahami cara memarut labu siam dengan benar supaya hasil akhirnya lebih memuaskan dan tidak mengubah rasa masakan.

Mengutip dari Jurnal Pelatihan Pembuatan Olahan Kreatif Berbahan Dasar Labu Siam pada Ibu-Ibu Kelompok Tani Boritallasa Kab Gowa, Hastuti, (2025:769), labu siam dipercaya oleh masyarakat Indonesia bisa digunakan sebagai obat penurun tekanan darah tinggi.

Cara Memarut Labu Siam yang Tepat

Ilustrasi cara memarut labu siam, foto: unsplash/Jacopo Maiarelli

Berikut ini adalah cara memarut labu siam untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Langkah pertama yang dilakukan yaitu memilih labu siam yang masih dalam kondisi segar. Pilih labu yang keras apabila ditekan dan memiliki kulit berwarna hijau merata tanpa bercak cokelat.

Lalu bersihkan labu siam dengan baik dan lanjutkan mengupas kulitnya. Saat melakukan proses ini, sering kali tangan akan terasa gatal karena getah yang keluar dari kulit labu.

Oleh karena itu, supaya tidak terjadi iritasi gunakan sarung tangan plastik saat mengupas atau saat menaburkan garam di permukaan labu. Diamkan beberapa menit sebelum dibilas kembali.

Sesudah labu terkelupas, potonglah menjadi dua bagian untuk mengambil biji serta bagian putih yang berserat di dalamnya. Kemudian, potonglah menjadi bagian-bagian kecil supaya lebih gampang diparut.

Gunakan parutan yang kasar supaya tekstur labu tetap renyah saat dimasak dan tidak terlalu lembek. Saat memarut, jaga agar jari-jari tidak dekat dengan mata parut untuk menghindari luka.

Hasil dari parutan labu siam bisa digunakan dalam berbagai masakan. Labu ini bisa ditumis sebagai sayuran sederhana, seperti dicampurkan dalam adonan bakwan atau digunakan sebagai isian lumpia untuk menambah tekstur renyah.

Rasa labu siam yang unik dan kemampuannya untuk menyerap bumbu dengan baik membuat sayuran ini mudah dipadukan dalam berbagai resep.

Apabila hasil parutan tidak segera dimasak, simpan hasil parutan ini dalam wadah yang kedap udara dan letakkan di dalam kulkas.

Dengan cara penyimpanan yang baik, labu siam dapat bertahan segar selama dua hari. Namun, jangan biarkan terlalu lama di dalam kulkas, karena teksturnya bisa berubah sewaktu-waktu dan rasa masakannya menjadi kurang enak.

Demikianlah beberapa cara memarut labu siam dengan tepat. Dengan teknik yang sederhana namun efektif, berbagai hidangan dari labu siam bisa terasa lebih istimewa ketika dimasak. (Dista)

Baca juga: Cara Merebus Rebung agar Cepat Empuk dan Tidak Bau