Cara Membasmi Ulat Bawang Merah yang Ampuh

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak ada yang tidak mengenal bawang merah. Cara membasmi ulat bawang merah menjadi salah satu hal yang harus diketahui untuk yang tertarik melakukan budidaya bawang merah.
Mengutip buku Kiat Sukses Budidaya Bawang Merah, Noor Fajjriyah, (2017:9), bawang merah mulai dikenal sekitar tahun 3.200-2.800 SM. Hal itu diketahui lewat tulisan yang berada pada kuburan kuno di Mesir.
Cara Membasmi Ulat Bawang Merah
Dikutip dari buku Kiat Sukses Budidaya Bawang Merah, Noor Fajjriyah, (2017:71-75), secara spesifik bentuk pengendalian hama berbeda-beda antara satu hama dengan yang lain. Berikut adalah cara membasmi ulat bawang merah.
1. Ulat Bawang (Spodoptera exigua Hubner)
Ulat bawang ini biasanya menyerang bagian daun bawang. Ulat bawang juga biasa disebut dengan ulat grayak. Saat telah dewasa, ulat ini tumbuh menjadi kupu-kupu.
Ulat betina meninggalkan telur-telur di daun atau gulma yang berada di sekitar tanaman. Siklus hidup ulat grayak ini dari telur menjadi serangga, yakni kurang dari 1 bulan, tepatnya sekitar 20 hari.
Indonesia adalah negara yang memiliki iklim tropis sehingga ulat ini banyak dijumpai dan menyerang tanaman-tanaman di Indonesia.
Gejala yang ditimbulkan oleh serangan ulat bawang adalah timbulnya bercak yang berwarna putih transparan pada bagian daun.
Efek beratnya adalah ulat bawang ini dapat merusak daun sehingga daun yang terjangkit dapat menjadi kering. Untuk kasus tertentu, hama ulat bawang ini juga menyerang bagian umbi bawang.
Cara membasmi ulat bawang merah jenis ulat bawang, yaitu:
Organik: Untuk organik, rotasi tanaman dapat dilakukan. Selain itu, dapat juga melakukan penanaman secara bersama-sama atau serempak.
Kimiawi : Untuk menanggulangi secara kimiawi, penyemprotan efektif dengan menggunakan insektisida dapat dilakukan. Selain itu, dapat juga menggunakan perangkap ngengat jantan atau sex pheromone.
2. Ulat Tanah (Agrotis ipsilon Hufnagel)
Ulat tanah adalah hama tanaman bawang merah yang mempunyai ukuran panjang tubuhnya sekitar 5 cm.
Ulat tanah ini menyerupai tanah, yakni berwarna cokelat. Seperti ulat bawang, telur ulat tanah ini diletakkan di gulma.
Saat menjadi kupu-kupu, ulat tanah ini akan menjadi kupu-kupu yang berwarna cokelat dan mempunyai garis putih pada sayap bagian paling depan.
Siklus hidup ulat tanah ini sekitar 7 hingga 8 minggu. Serangan ulat tanah ini dilakukan dengan menggerogoti leher batang. Leher batang menjadi terpotong dan jatuh.
Potongan itu dibawa ke dalam tanah. Hama ulat tanah tidak menyerang pada siang hari melainkan pada sore hingga malam hari.
Untuk membasminya ada 2 cara, yaitu:
Organik: Untuk organik, tanaman dapat dilakukan rotasi. Selain itu, cara yang lainnya adalah dengan menjaga kebersihan lahan.
Kimiawi: Hama jenis ini dapat ditanggulangi dengan penyemprotan efektif dengan menggunakan insektisida. Selain itu, perangkap umpan beracun juga dapat digunakan.
Demikianlah penjelasan dari cara membasmi ulat bawang merah.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Hama Ulat pada Tanaman Jagung
