Konten dari Pengguna

Cara Membasmi Ulat pada Tanaman Terong

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membasmi Ulat pada Tanaman Terong, Pexels/Oleksandr P
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membasmi Ulat pada Tanaman Terong, Pexels/Oleksandr P

Ulat merupakan salah satu hama paling merusak bagi tanaman terong, karena cenderung menjadikannya sumber makanan utama. Jika terus dibiarkan tanpa melakukan cara membasmi ulat pada tanaman terong, maka terong akan terus mengalami kerusakan.

Oleh karena itu, penting bagi petani untuk selalu mengawasi kondisi tanaman guna mencegah serangan ulat. Selain itu, tindakan pembasmian hama juga diperlukan agar kerusakan yang ditimbulkan dapat dikendalikan dan tidak semakin parah.

Merawat tanaman dengan baik dan mengatasi ulat secara tepat akan menjaga kesehatan tanaman dalam jangka panjang.

Cara Membasmi Ulat pada Tanaman Terong

Ilustrasi Cara Membasmi Ulat pada Tanaman Terong, Pexels/Zen Chung

Tanaman terong sering menjadi sasaran serangan ulat yang dapat merusak daun, bunga, dan buahnya. Oleh karena itu, cara membasmi ulat pada tanaman terong sangat dibutuhkan. Berikut adalah cara selengkapnya, yang dikutip dari laman avrdc.org.

  1. Untuk mengurangi serangan hama pada tanaman terong, penting untuk tidak menanam satu jenis tanaman terong saja. Sebaiknya lakukan rotasi tanaman secara berkala.

  2. Memilih varietas terong yang tahan terhadap hama juga sangat penting. Beberapa varietas yang tahan atau toleran terhadap hama di berbagai daerah, antara lain: EG 058, Pusa Purple Long, Pusa Purple Cluster, dan H-128.

  3. Cara selanjutnya adalah dengan menghindari menanam bibit terong terlalu dekat dengan lahan yang sudah ditanami terong atau area yang terdapat sisa tanaman kering. Jika bibit ditanam di area yang sama, tutuplah guludan pembibitan dengan kain nilon berukuran 30 mesh untuk mencegah ngengat PPBT masuk.

  4. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi varietas yang tepat. Selain itu, segera buang dan musnahkan bagian tanaman yang terinfeksi hama, seperti pucuk dan buah, secara teratur hingga masa panen.

  5. Memelihara parasitoid alami, seperti Trathala flavoorbitalis dan Bracon habetor, juga bisa membantu mengendalikan hama. Kurangi penggunaan pestisida kimia agar musuh alami ini tetap aktif. Anda juga bisa melepaskan parasitoid telur Trichogramma chilonis di lahan.

  6. Pemasangan perangkap feromon juga dapat menjadi metode efektif untuk mengendalikan hama PPBT. Sebanyak 100 perangkap per hektare, yang dipasang sejajar atau sedikit di atas kanopi tanaman, akan membantu memerangkap hama dengan baik.

Dengan menerapkan tata cara membasmi ulat pada tanaman terong di atas, tanaman terong akan terbebas dari serangan ulat, sehingga hasil panen tetap maksimal. (Bren/Dn)

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Singkong