Cara Membersihkan Babat Sapi agar Tidak Bau dan Siap Dimasak

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membersihkan babat sapi perlu dilakukan secara cermat agar hasil akhirnya bersih, bebas bau, dan layak dikonsumsi.
Banyak orang merasa kesulitan karena teksturnya yang khas dan aromanya yang cukup kuat. Meski demikian, ada beberapa langkah efektif yang dapat diterapkan untuk menghasilkan babat sapi yang bersih dan tidak amis.
Cara Membersihkan Babat Sapi
Cara membersihkan babat sapi dimulai dengan mengenali tekstur serta jenis babat yang akan dibersihkan.
Babat sapi adalah bagian lambung sapi yang memiliki permukaan berlapis dan bertekstur kasar, terdiri dari beberapa jenis seperti honeycomb tripe dan plain tripe, masing-masing memerlukan perlakuan khusus dalam pembersihannya.
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan babat sapi secara menyeluruh, dikutip dari thespruceeats.com.
1. Buang Lemak dan Bagian yang Tidak Diinginkan
Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memisahkan lemak serta jaringan yang tampak kotor atau tidak menyerupai babat.
Proses ini harus dilakukan dengan pisau tajam agar hasil potongannya bersih. Membersihkan bagian ini akan mencegah rasa dan bau tidak sedap saat dimasak.
Pastikan semua jaringan yang berlendir atau berubah warna juga dibuang agar tidak mencemari bagian babat yang masih bagus.
2. Gosok Permukaan dengan Garam Kasar
Setelah bagian yang tidak diinginkan dibuang, babat digosok seluruh permukaannya menggunakan garam kasar. Proses ini berfungsi untuk mengangkat lendir serta kotoran yang masih menempel pada teksturnya yang berpori.
Gosokan dilakukan secara menyeluruh dan berulang hingga permukaan terlihat lebih bersih. Setelah digosok, babat bisa dibilas dengan air mengalir agar garam dan kotoran yang terbawa ikut luruh.
3. Bilas dengan Cuka atau Air Perasan Jeruk Nipis
Setelah digosok dengan garam, tahap selanjutnya adalah merendam atau membilas babat dengan cuka atau air jeruk nipis. Zat asam dari bahan ini membantu menetralisir bau amis yang melekat pada babat.
Proses ini bisa diulang satu hingga dua kali, tergantung tingkat bau dan kondisi babat saat diterima. Jika perlu, gunakan sikat gigi bersih untuk menjangkau sela-sela permukaan babat seperti pada jenis honeycomb.
4. Rebus Selama Beberapa Menit dengan Air Garam
Langkah selanjutnya yaitu merebus babat dalam air mendidih yang diberi garam selama 10 menit. Proses ini berfungsi sebagai pra-masak sekaligus membantu menghilangkan sisa bau yang belum hilang.
Setelah direbus, buang air rebusannya lalu bilas kembali dengan air dingin hingga bersih. Dengan begitu, babat akan lebih mudah dipotong dan siap dimasak dalam berbagai resep.
5. Potong Sesuai Kebutuhan Sebelum Dimasak
Setelah melalui proses perebusan awal, babat dapat dipotong-potong sesuai ukuran dan bentuk hidangan yang diinginkan. Memotong babat sebelum benar-benar empuk membuat bentuknya tetap rapi dan tidak hancur.
Potongan ini juga membantu mempercepat waktu memasak karena ukuran lebih kecil lebih cepat matang. Pastikan pisau yang digunakan tajam agar hasil potongan bersih dan presisi.
Cara membersihkan babat sapi yang dilakukan dengan benar akan memberikan hasil yang lebih maksimal dalam cita rasa masakan. Kebersihan babat sapi merupakan faktor utama dalam menciptakan hidangan yang sehat dan menggugah selera. (Suci)
Baca Juga: Cara Membersihkan Bio Ring dengan Benar
