Cara Membuat Bibit Jamur Tiram untuk Dibudidayakan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang bisa dijadikan berbagai makanan lezat dan juga nikmat. Karena itu, budidaya jamur tiram dapat menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan.
Cara membuat bibit jamur tiram untuk dibudidayakan juga terbilang mudah. Meski begitu, proses pembuatannya perlu dilakukan dengan cermat dan telaten agar bibit jamur tiram yang dihasilkan berkualitas.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah sejumlah cara membuat bibit jamur tiram untuk budidaya yang mudah diterapkan.
Cara Membuat Bibit Jamur Tiram
Dikutip dari buku Teknik Budidaya Jamur Tiram karya Khusnul (2019), jamur tiram mudah dibudidayakan di rumah dengan modal yang relatif murah dan hasil yang menjanjikan.
Salah satu faktor penting yang perlu dipersiapkan dalam budidaya jamur tiram adalah bibitnya. Bibit jamur tiram umumnya berisi spora atau miselium jamur tiram yang siap untuk ditumbuhkan pada media tanam tertentu.
Berikut ini adalah cara membuat bibit jamur tiram dari beberapa bahan yang bisa diterapkan dengan mudah.
1. Cara membuat bibit Jamur Tiram dari Jagung
Siapkan jagung kering sebanyak 1 kg, rendam dalam air bersih selama 24 jam.
Tiriskan jagung, lalu masukkan ke dalam panci dan rebus hingga matang.
Tiriskan kembali jagung, lalu masukkan ke dalam botol plastik bersih yang berukuran 1,5 liter.
Tambahkan gula pasir sebanyak 10 gram dan kapur sirih sebanyak 5 gram ke dalam botol, lalu aduk rata.
Tutup botol dengan rapat, lalu lubangi tutupnya dengan jarum untuk memberi ruang udara bagi jamur.
Sterilkan botol dengan cara merebusnya dalam air mendidih selama 15 menit.
Angkat botol dan biarkan dingin, lalu inokulasikan bibit jamur tiram sebanyak 10 gram ke dalam botol dengan menggunakan sendok steril.
Tutup kembali botol dengan rapat, lalu simpan di tempat yang gelap dan bersih selama 2 minggu hingga miselium tumbuh merata.
2. Bibit Jamur Tiram dari Serbuk Kayu
Siapkan serbuk kayu sebanyak 1 kg, basahi dengan air bersih hingga lembab.
Masukkan serbuk kayu ke dalam kantong plastik bersih yang berukuran 30 x 40 cm.
Tambahkan gula pasir sebanyak 10 gram dan kapur sirih sebanyak 5 gram ke dalam kantong lalu aduk rata.
Ikat kantong dengan rapat lalu lubangi kantongnya dengan jarum untuk memberi ruang udara bagi jamur.
Sterilkan kantong dengan cara merebusnya dalam air mendidih selama 15 menit.
Angkat kantong dan biarkan dingin, kemudian inokulasikan bibit jamur tiram sebanyak 10 gram ke dalam kantong dengan menggunakan sendok steril.
Ikat kembali kantong dengan rapat. Setelah itu, simpan di tempat yang gelap dan bersih selama 2 minggu hingga miselium tumbuh merata.
3. Cara membuat bibit Jamur Tiram dari Tepung Beras
Siapkan tepung beras sebanyak 1 kg, campurkan dengan air bersih hingga membentuk adonan yang kental.
Masukkan adonan ke dalam botol plastik bersih yang berukuran 1,5 liter.
Tambahkan gula pasir sebanyak 10 gram dan kapur sirih sebanyak 5 gram ke dalam botol, lalu aduk rata.
Tutup botol dengan rapat lalu lubangi tutupnya dengan jarum untuk memberi ruang udara bagi jamur.
Sterilkan botol dengan cara merebusnya dalam air mendidih selama 15 menit.
Angkat botol dan biarkan dingin. Lalu inokulasikan bibit jamur tiram sebanyak 10 gram ke dalam botol dengan menggunakan sendok steril.
Tutup kembali botol dengan rapat. Setelah itu, simpan di tempat yang gelap dan bersih selama 2 minggu hingga miselium tumbuh merata.
Baca juga: Cara Budidaya Kacang Kedelai hingga Siap Panen
Demikian pembahasan tentang cara membuat bibit jamur tiram untuk dibudidayakan.
Setelah bibit jamur tiram siap, bibit tersebut bisa langsung digunakan untuk budidaya jamur tiram pada media tanam yang sesuai, seperti baglog, jerami, atau sekam. (WWN)
