Cara Membuat Pupuk Organik Padat untuk Tanaman

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pupuk organik padat adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik yang telah mengalami proses fermentasi. Cara membuat pupuk organik padat terbilang mudah, bahkan bisa dilakukan oleh para pemula.
Penggunaan pupuk organik padat dapat meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, dan menyediakan nutrisi bagi tanaman.
Simak pembahasan mengenai cara membuat pupuk organik padat untuk tanaman dalam ulasan di bawah ini.
Cara Membuat Pupuk Organik Padat
Dikutip dari buku Cara Asik Membuat Pupuk Organik Padat karya Juan Pratama, (2020) ada berbagai macam bahan yang dapat digunakan untuk membuat pupuk organik padat, seperti kotoran hewan, daun-daunan, limbah rumah tangga, dan sebagainya.
Salah satu bahan yang mudah didapat dan banyak mengandung unsur hara adalah kotoran sapi.
Berikut ini adalah cara membuat pupuk organik padat dari kotoran sapi.
1. Bahan dan alat yang dibutuhkan:
Kotoran sapi sebanyak 60 kg
Jerami padi yang telah dicacah sebanyak 40 kg
EM4 pertanian sebanyak 2-3 sendok makan
Molase atau gula pasir atau gula merah sebanyak 3-4 sendok makan
Air bersih sebanyak 1,5 liter
Terpal untuk menutup
Cangkul untuk mengaduk
2. Cara membuat:
Siapkan starter atau pengurai dengan mencampur EM4, molase, dan air bersih dalam sebuah ember. Aduk hingga tercampur rata dan diamkan semalaman agar bakteri-bakteri menguntungkan dalam EM4 aktif.
Campurkan kotoran sapi dengan jerami padi dengan perbandingan 60:40. Aduk hingga merata dan hamparkan di atas tanah datar.
Siram campuran kotoran sapi dan jerami padi dengan larutan EM4 secara merata hingga lembap tapi tidak berair.
Tutup campuran tersebut dengan terpal dan beri beban di sekitar terpal agar tidak terbuka atau terkena hujan.
Lakukan pengadukan setiap 3 hari sekali untuk membantu proses aerasi dan mempercepat proses fermentasi.
Setelah 30 hari, pupuk organik padat siap digunakan. Ciri-cirinya adalah warnanya lebih gelap, baunya tidak menyengat, suhunya dingin atau netral, teksturnya kering dan mudah remuk.
Baca juga: Fungsi Pupuk TSP untuk Tanaman
Demikian pembahasan mengenai cara membuat pupuk organik padat yang bisa dijadikan panduan oleh para petani. (WWN)
